Kapolda Jambi Pastikan Karhutla Muarojambi Padam

MUARO JAMBI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi (Muarojambi), Jambi, dinyatakan telah padam. Meski demikian, petugas masih melakukan pendinginan dan pemantauan karena asap masih terlihat di sejumlah area bekas kebakaran.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi Krisno H. Siregar memantau kondisi lokasi dari udara bersama Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Budi Irawan pada Rabu (12/8/2026). Pemantauan dilakukan menggunakan pesawat fixed wing milik BNPB untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

“Kami bersama BNPB, Korem 042/Garuda Putih dan BPBD Provinsi Jambi melakukan pemantauan langsung dari udara untuk memastikan kondisi kebakaran,” ujar Krisno dalam keterangannya, sebagaimana diberitakan Detik, Kamis (13/8/2026).

Pemantauan udara tersebut menjadi bagian dari langkah mitigasi setelah kebakaran melanda lahan gambut di wilayah Muarojambi. Dari udara, tim memeriksa kondisi lahan yang sebelumnya terbakar sekaligus mengevaluasi pelaksanaan pemadaman oleh Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Provinsi Jambi.

Hasil pemantauan menunjukkan api telah berhasil dipadamkan di sejumlah titik. Namun, kondisi lahan belum sepenuhnya dianggap aman karena masih terdapat asap sehingga petugas perlu melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api.

“Alhamdulillah, api sudah padam, namun masih ada asap sehingga pendinginan dan pemantauan terus dilakukan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut melibatkan BNPB, Korem 042/Garuda Putih, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, serta unsur Satgas Karhutla Provinsi Jambi. Koordinasi lintas lembaga dilakukan untuk memastikan penanganan kebakaran tidak berhenti setelah api terlihat padam.

Pemantauan lanjutan menjadi penting terutama pada lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan. Karena itu, petugas masih berkonsentrasi pada pendinginan dan pemeriksaan titik-titik yang sebelumnya terbakar agar risiko kebakaran kembali meluas dapat ditekan. []

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com