Pompa Elektrik Diduga Picu Kebakaran, Mobil Warga Sebatik Ikut Terbakar

Korsleting mesin pompa elektrik saat memindahkan bensin dari drum diduga menimbulkan percikan api yang membakar teras rumah dan menjalar ke sebuah mobil di Sebatik Timur.

NUNUKAN – Penggunaan mesin pompa elektrik untuk memindahkan bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin diduga memicu kebakaran yang menghanguskan teras rumah dan membakar satu unit mobil di Jalan Wolter Monginsidi, Tanjung Aru, Kecamatan Sebatik Timur, Kamis (13/08/2026) sekitar pukul 17.05 Waktu Indonesia Tengah (WITA).

Peristiwa tersebut terjadi di kediaman Zaenal (45). Dugaan sementara, korsleting pada mesin pompa menimbulkan percikan api ketika bensin dipindahkan dari drum ke tempat lain. Api kemudian menyambar bahan bakar dan dengan cepat membesar hingga menjalar ke mobil yang berada dekat teras rumah.

Komandan Pleton (Danton) Pemadam Kebakaran (Damkar) Sebatik Timur Abdul Wahid mengatakan petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga, sebagaimana diberitakan Simp4tik, Kamis, (13/08/2026).

“Untuk mengamankan situasi, kami menurunkan dua unit armada mobil pemadam kebakaran,” kata Wahid.

Saat petugas Damkar tiba di lokasi, api telah berhasil dikendalikan warga sekitar. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak terdapat titik api maupun potensi kebakaran susulan.

“Kami melakukan pengecekkan di area lokasi kebakaran untuk memastikan kondisi aman dan tidak ada potensi api yang dapat menyebabkan kebakaran,” jelas Wahid.

Berdasarkan pemeriksaan awal, Wahid menyebut kebakaran diduga bermula ketika mesin pompa elektrik digunakan di teras rumah untuk memindahkan bensin dari drum.

“Terjadi korsleting dari mesin pompa yang menimbulkan percikan api, lalu menyambar ke bensin,” tutur Wahid.

Api yang membesar dengan cepat kemudian menjalar ke mobil yang terparkir tidak jauh dari teras. Akibatnya, bagian bodi kendaraan turut terbakar. Tidak disebutkan adanya korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Wahid mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati menggunakan peralatan listrik di sekitar bahan bakar yang mudah terbakar, terutama ketika melakukan pemindahan bensin.

“Sebaiknya warga berhati-hati dan selalu waspada terhadap bahaya kebakaran, dalam penggunaan mesin pompa elektrik untuk memindahkan BBM karena bisa korslet dan menimbulkan percikan api,” pungkasnya.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk menghindari penggunaan perangkat yang berpotensi menimbulkan percikan listrik ketika menangani bahan bakar mudah terbakar guna mencegah kejadian serupa terulang. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com