Infrastruktur dan Ekonomi Desa Bergerak Bersamaan di Tabalong

Penyelesaian Jembatan Gala Gala dan penyerapan tenaga kerja oleh BUMDes menjadi gambaran penguatan pembangunan serta ekonomi masyarakat desa di Tabalong.

TABALONG – Pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi masyarakat menjadi dua agenda yang menonjol di Kabupaten Tabalong pada Kamis (20/8/2026). Penyelesaian Jembatan Gala Gala di Desa Binjai, Kecamatan Muara Uya, serta penyerapan 12 tenaga kerja oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Munggu Talu Suato Tatakan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Jembatan Gala Gala yang berada di Desa Binjai menjadi salah satu infrastruktur penting yang diselesaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong. Jembatan tersebut diresmikan pada Kamis (20/8/2026) dan diharapkan memperlancar akses warga di Kecamatan Muara Uya.

Selain infrastruktur, aktivitas ekonomi berbasis desa turut berkembang melalui BUMDes Munggu Talu Suato Tatakan. Badan usaha tersebut tercatat menyerap 12 tenaga kerja sehingga memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat di wilayah setempat.

Pelayanan masyarakat juga menjadi perhatian Pemkab Tabalong melalui Program Bunga Desa yang menyasar warga Desa Salikung. Program tersebut membawa pelayanan lebih dekat kepada masyarakat desa sehingga kebutuhan warga dapat ditangani tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pelayanan di pusat pemerintahan.

Di Kabupaten Balangan (Balangan), upaya perlindungan kesehatan masyarakat dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Balangan melalui tracing tuberkulosis. Langkah tersebut ditujukan untuk menemukan kasus dan memutus mata rantai penularan penyakit.

Sementara itu, di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), beras siam bersubsidi yang disediakan pemerintah daerah mendapat respons tinggi dari masyarakat. Beras tersebut ramai dibeli warga di Pasar Keramat Barabai, menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Rangkaian perkembangan tersebut sebagaimana diberitakan Antara pada Jumat, (21/08/2026), menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup penciptaan kesempatan kerja, pelayanan desa, pengendalian penyakit, serta pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com