Belum Terjangkau PDAM, 102 KK Gunung Tabur Terima Air Bersih

Sebanyak 102 KK di tiga RT Kelurahan Gunung Tabur menerima bantuan air bersih akibat dampak kemarau dan belum terjangkaunya sebagian wilayah oleh jaringan PDAM.

BERAU – Sebanyak 102 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Gunung Tabur, Kabupaten Berau (Berau), menerima bantuan air bersih setelah sejumlah kawasan terdampak kekeringan dan belum terjangkau jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Setiap keluarga memperoleh sekitar 500 liter air untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau.

Bantuan menyasar warga di Jalan Poros Birang Rukun Tetangga (RT) 007 dan RT 009 serta Jalan Poros Bulungan RT 012, Kecamatan Gunung Tabur. Penyaluran dilakukan oleh unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) bersama Pemerintah Kelurahan Gunung Tabur dan sejumlah instansi terkait.

Kegiatan melibatkan Camat Gunung Tabur Lutfi Hidayat, Komandan Rayon Militer (Danramil) Gunung Tabur M. Irfan, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gunung Tabur Alan Firdaus, Lurah Gunung Tabur Achmad Rizali, personel Kepolisian Sektor (Polsek) Gunung Tabur, perangkat kelurahan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), serta para ketua RT.

Kapolsek Gunung Tabur Alan Firdaus mengatakan penyaluran air bersih merupakan respons bersama terhadap kesulitan warga memenuhi kebutuhan air selama kemarau, sebagaimana diberitakan Polres Berau.

“Kami bersama unsur Muspika berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi kekeringan. Penyaluran air ini juga menjadi bagian dari kesiapsiagaan menghadapi dampak musim kemarau,” ujarnya.

Dalam pendistribusian tersebut, dua unit truk tangki milik Damkarmat digunakan untuk mengangkut air. Masing-masing kendaraan memiliki kapasitas sekitar 5.000 liter.

Bantuan diprioritaskan kepada warga di kawasan yang belum mendapat layanan jaringan PDAM. Kondisi tersebut membuat masyarakat masih bergantung pada sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga ketika kemarau berlangsung.

Penyaluran juga direncanakan diperluas ke RT 017. Sekitar 160 KK di wilayah tersebut disebut belum seluruhnya mendapatkan bantuan air bersih.

Muspika dan pihak terkait merencanakan distribusi air dilakukan secara berkala selama kebutuhan masyarakat masih tinggi dan dampak kekeringan belum berakhir.

Warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kecamatan, kelurahan, kepolisian, Damkarmat, dan pihak lain yang terlibat. Penyaluran secara berkala diharapkan dapat menjaga ketersediaan air bagi masyarakat hingga kondisi sumber air kembali normal atau akses layanan air bersih dapat menjangkau wilayah terdampak. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com