Sebanyak 130 guru dari TK hingga SMA mengikuti pelatihan untuk memperkuat pendidikan karakter, kepedulian lingkungan, dan kesadaran mencegah kebakaran sejak dari sekolah.
KOTABARU – Sebanyak 130 guru dari jenjang taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA) mengikuti pelatihan untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui Program Sekolah Peduli Api di Kabupaten Kotabaru. Kegiatan yang digelar di Desa Binturung, Kecamatan Pamukan Utara, itu diarahkan agar kesadaran mencegah kebakaran dan menjaga lingkungan dapat ditanamkan sejak lingkungan sekolah.
Pelatihan tersebut diselenggarakan Minamas Plantation bersama Indonesia Heritage Foundation (IHF) dengan mengangkat tema “strategi efektif deep learning“. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan yang telah dijalankan bersama IHF sejak 2022 untuk meningkatkan kapasitas pendidik dan memasukkan nilai pendidikan karakter serta kepedulian lingkungan ke dalam pembelajaran.
Regional Controller Minamas Plantation Adrian Mohd Fazrin Mohd Fairoz mengatakan pelatihan diikuti guru dari sekolah-sekolah Minamas dan sekolah di sekitar wilayah operasional perusahaan. Sebagaimana diberitakan Antara, Kamis (27/08/2026), kegiatan tersebut dirancang agar guru tidak hanya meningkatkan kemampuan profesional, tetapi juga mampu membawa nilai kepedulian lingkungan ke dalam aktivitas belajar.
“Ini bentuk komitmen perusahaan terhadap pendidikan sebagai pilar utama tanggung jawab sosial,” kata Adrian Mohd Fazrin.
Menurut dia, pendidikan karakter menjadi semakin penting karena peserta didik menghadapi beragam tantangan sosial. Karena itu, pembelajaran di sekolah dinilai perlu membekali anak tidak hanya dengan pengetahuan, tetapi juga kemampuan membangun sikap dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Anak-anak tidak cukup hanya dibekali dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga dengan nilai-nilai moral, akhlak mulia, ketangguhan mental, serta kesadaran menjaga lingkungan,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kotabaru Akhmad Romansyah menilai keterlibatan 130 guru menunjukkan tingginya perhatian pendidik terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Ia juga menilai materi pelatihan relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini, terutama dalam membentuk karakter peserta didik.
“Kehadiran 130 guru dari TK hingga SMA menunjukkan betapa besar perhatian dan semangat para pendidik di Kabupaten Kotabaru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran,” kata Romansyah.
Pendidikan tidak hanya soal mencerdaskan, tetapi juga membentuk jiwa dan karakter anak-anak kita. Tema tentang Deep Learning dan penanaman karakter cinta lingkungan sangat relevan dengan tantangan masa kini.
Romansyah berharap materi yang diperoleh para guru tidak berhenti sebagai pengetahuan dalam pelatihan, tetapi diterapkan di sekolah masing-masing. Dengan demikian, pendidikan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi bagian dari pembelajaran sehari-hari.
Dukungan terhadap keberlanjutan program juga disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotabaru Rahmad. Ia menilai pelatihan guru dapat menjadi sarana untuk mengenalkan kewaspadaan terhadap kebakaran kepada peserta didik sejak dari sekolah.
“Mudah mudahan kegiatan tersebut bukan sebagai seremonial saja , tetapi kegiatan yang membawa manfaat yang berkelanjutan,” kata Rahmad di Kotabaru, Rabu.
Rahmad menilai guru memiliki posisi strategis untuk memperkenalkan kepedulian terhadap bahaya kebakaran kepada anak-anak melalui kegiatan pendidikan. Ia juga mengapresiasi antusiasme Dinas Pendidikan dan para guru yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Dan kami memberikan apresiasi buat Kepala Dinas Pendidikan dan dewan guru yg sangat antusias untuk menghadiri kegiatan yang dilaksanakan oleh Minamas,” katanya.
Keberlanjutan penerapan materi pelatihan di sekolah menjadi kunci agar Program Sekolah Peduli Api tidak berhenti pada kegiatan peningkatan kapasitas guru. Program tersebut diharapkan mampu membentuk kebiasaan generasi muda untuk lebih waspada terhadap kebakaran, memiliki karakter yang kuat, serta ikut menjaga lingkungan di sekitarnya. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan