Kesaksian Samsudin yang merasakan perahu bergoyang kuat dan melihat sarung Mursal tenggelam menjadi petunjuk awal dugaan serangan buaya di perairan Guntung Karawang, Kubu Raya.
KUBU RAYA – Kesaksian Samsudin (52) menjadi petunjuk utama dalam pencarian Mursal (57), warga Kabupaten Kayong Utara yang hilang di perairan Sungai Guntung Karawang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (26/08/2026) dini hari. Mursal diduga diterkam buaya ketika tertidur di bagian haluan perahu, setelah rekannya merasakan perahu bergoyang kuat dan melihat sarung korban tenggelam ke air.
Mursal merupakan warga Dusun Sumber Mas Baru, Desa Mas Bangun, Kecamatan Teluk Batang, Kayong Utara. Hingga proses pencarian dilakukan, keberadaan pria berusia 57 tahun itu belum ditemukan.
Peristiwa bermula ketika Mursal bersama Samsudin berangkat memancing menggunakan kato bermesin menuju perairan Guntung Karawang pada Selasa (25/08/2026) sekitar pukul 15.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). Keduanya kemudian bermalam di atas kato sambil memancing.
Memasuki Rabu dini hari, Samsudin masih memancing di bagian buritan, sedangkan Mursal tidur di bagian haluan. Posisi keduanya berlawanan arah sehingga Samsudin tidak dapat melihat secara langsung kondisi rekannya.
Sekitar pukul 04.00 WIB, Samsudin tiba-tiba merasakan kato bergoyang cukup kuat. Ketika melihat ke arah haluan, Mursal sudah tidak berada di tempatnya. Samsudin hanya melihat sarung milik korban tenggelam dengan cepat ke dalam air.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak I Made Junetra mengatakan keterangan saksi mengarah pada dugaan bahwa Mursal diserang buaya. Kesaksian tersebut menjadi salah satu informasi awal dalam proses pencarian, sebagaimana diberitakan Tvonenews, Jumat, (28/08/2026).
“Dari keterangan korban selamat, Mursal diduga diterkam buaya. Lokasi tersebut juga diketahui merupakan habitat buaya,” ujarnya.
Sebelumnya, Kantor SAR Pontianak menerima informasi mengenai kejadian tersebut dari pihak kepolisian pada Rabu sekitar pukul 10.30 WIB.
“Informasi yang kami terima, telah terjadi kondisi membahayakan manusia, yakni satu orang warga diterkam buaya saat memancing,” kata I Made Junetra, dikutip Jumat (28/08/2026).
Samsudin sempat berupaya mencari Mursal dari atas kato setelah mengetahui rekannya menghilang. Namun, pencarian awal tidak membuahkan hasil.
Sekitar pukul 06.30 WIB, Samsudin tiba di Desa Mas Bangun dan melaporkan peristiwa tersebut kepada masyarakat setempat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti oleh Tim SAR gabungan dengan melakukan penyisiran di sekitar perairan lokasi Mursal terakhir kali terlihat.
Pencarian terus dilakukan dengan menyisir kawasan perairan Guntung Karawang untuk menemukan Mursal. Dugaan keberadaan buaya di lokasi kejadian turut menjadi perhatian dalam pelaksanaan pencarian terhadap korban. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan