Perjuangan pilot AS bertahan hidup di Iran, kabut asap karhutla Indonesia yang mencapai Vietnam, dan aksi wali kota Muslimah berhijab di AS menjadi tiga peristiwa internasional yang mencuri perhatian.
WASHINGTON, D.C. – Sejumlah peristiwa menarik mewarnai pemberitaan internasional pada Senin (14/9), mulai dari perjuangan pilot Amerika Serikat (AS) bertahan selama sekitar 50 jam setelah ditembak jatuh di Iran, kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Indonesia yang terdeteksi hingga Vietnam, hingga aksi wali kota Muslimah berhijab di AS yang viral saat ikut mengecor jalan.
Kisah paling dramatis datang dari seorang kolonel Angkatan Udara AS dengan kode panggilan “Bravo”. Ia selamat setelah pesawat tempur yang ditumpanginya ditembak rudal Iran pada April lalu.
Kerusakan pada parasut membuat Bravo mengalami patah tulang punggung, lengan, dan bahu. Ia terjatuh dengan kecepatan sekitar 70 hingga 100 mil per jam dan harus bertahan di wilayah yang dikuasai musuh selama kurang lebih 50 jam.
Bravo kemudian mengungkapkan doa yang dipanjatkannya ketika menyadari parasutnya tidak berfungsi.
“Jadi, saat itu juga aku berhenti sejenak dan berdoa, ‘Tuhan, kehendak-Mu lah yang terjadi. Tetapi jika aku bisa melewati ini, aku butuh pertolongan,'” ujarnya.
Pesawat tersebut sebelumnya menjalankan misi untuk menyerang fasilitas industri yang berkaitan dengan program pesawat nirawak dan rudal Iran di kawasan pegunungan selatan Isfahan pada 2 April. Bravo bertugas sebagai petugas sistem persenjataan di belakang pilot dengan kode panggilan “Alpha”.
Pilot Alpha berhasil keluar dari pesawat dengan selamat, sedangkan Bravo mendarat sekitar lima mil dari rekannya setelah parasutnya rusak. Dalam kondisi terluka, ia berusaha menjauh dari titik pendaratan dan mencari posisi yang lebih aman.
Pasukan Iran kemudian melakukan pencarian terhadap kedua penerbang tersebut. Pejabat militer AS menyebut pasukan Iran sempat berada hanya beberapa ratus meter dari posisi Bravo.
“Ada niat yang jelas dari pasukan darat Iran untuk datang dan menemukan kedua orang itu,” kata Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Dan Caine.
Pemerintah AS akhirnya mengerahkan operasi penyelamatan. Alpha berhasil dievakuasi sekitar enam jam setelah pesawat jatuh, tetapi Bravo baru dapat berkomunikasi dengan pasukan AS setelah melewati malam pertama dalam kondisi terluka, kekurangan makanan dan air.
Berbeda dengan kisah tersebut, perhatian internasional juga tertuju pada persoalan lingkungan dari Indonesia. Kabut asap karhutla yang berasal dari Kalimantan terdeteksi mencapai Vietnam selatan pada Senin pagi.
Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASMC) melaporkan kondisi titik api dan kabut diperkirakan masih tinggi. Risiko penyebaran asap lintas batas juga disebut masih dapat berlangsung.
Fenomena tersebut menunjukkan dampak karhutla tidak berhenti di wilayah terjadinya kebakaran. Pergerakan asap dapat membawa persoalan kualitas udara melampaui batas negara, sehingga pemantauan kawasan Asia Tenggara menjadi penting.
Di Amerika Serikat, perhatian publik muncul dari aksi Wali Kota St. Louis Park, Nadia Mohamed. Ia menjadi sorotan setelah video dirinya ikut membantu mengecor beton untuk jalan di Cedar Lake Road beredar luas di media sosial.
Mohamed merupakan wali kota pertama di St. Louis Park yang beragama Islam dan mengenakan hijab. Dalam video yang diunggah melalui Instagram dan TikTok pada Jumat (10/9), ia terlihat berbincang dengan dua anak kecil saat kegiatan pengecoran berlangsung.
“Carilah wali kota yang bisa melakukan keduanya,” tulis dia dalam video tersebut.
Ketiga peristiwa itu memperlihatkan beragam isu yang menjadi perhatian dalam pemberitaan internasional, dari konflik dan operasi penyelamatan, persoalan lingkungan lintas negara, hingga aktivitas pejabat publik yang mendapat perhatian masyarakat melalui media sosial. Sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Selasa, (15/09/2026), perkembangan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peristiwa internasional yang menonjol pada periode tersebut. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan