Partisipasi 2.200 pelari dalam BBIR 2026 membuka peluang bagi Pemkab Berau mengembangkan ajang tersebut sebagai agenda tahunan sekaligus bagian dari promosi sport tourism.
BERAU – Tingginya partisipasi dalam Bupati Berau Independence Run (BBIR) 2026 membuka peluang bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk mengembangkan ajang lari tersebut sebagai bagian dari strategi sport tourism sekaligus agenda tahunan daerah.
Sebanyak 2.200 pelari ambil bagian dalam BBIR 2026 yang digelar di Tanjung Redeb, Minggu (20/09/2026). Peserta tidak hanya berasal dari Kalimantan Timur (Kaltim), tetapi juga dari luar Kalimantan.
Ajang tersebut dilepas Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dan menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan Hari Jadi ke-216 Kota Tanjung Redeb. Besarnya jumlah peserta dinilai menunjukkan peluang untuk memperluas dampak kegiatan, tidak hanya dari sisi olahraga dan kebugaran, tetapi juga kunjungan wisata.
“BBIR punya potensi besar untuk dikembangkan menjadi agenda tahunan resmi Kabupaten Berau. Selain membudayakan hidup sehat, event ini sukses menyatukan masyarakat lokal dan pendatang dalam satu semangat,” ungkap Sri Juniarsih.
Potensi tersebut semakin terbuka karena peserta dari luar daerah yang datang mengikuti perlombaan dapat sekaligus mengunjungi berbagai destinasi wisata yang ada di Berau. Dengan demikian, penyelenggaraan kegiatan olahraga dapat diarahkan untuk memperkenalkan daerah kepada masyarakat dari luar wilayah.
Pelaksanaan BBIR 2026 sebelumnya sempat mengalami penundaan. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan aspek kesehatan dan kenyamanan peserta sebelum kegiatan akhirnya dilaksanakan setelah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan.
“Setelah koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan memastikan kondisi sangat memungkinkan, kegiatan akhirnya resmi kita laksanakan. Ini bukan sekadar ajang keringat, tapi wujud kebersamaan masyarakat menjaga kebugaran,” ujar Sri Juniarsih saat melepas para peserta.
Sebagaimana diberitakan sumber berita, Minggu, (20/09/2026), Pemkab Berau melihat tingginya animo masyarakat sebagai dasar untuk mempertimbangkan BBIR menjadi agenda rutin. Penyelenggaraan secara berkelanjutan juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat promosi olahraga, kebugaran masyarakat, serta potensi wisata daerah.
“BBIR punya potensi besar untuk dikembangkan menjadi agenda tahunan resmi Kabupaten Berau. Selain membudayakan hidup sehat, event ini sukses menyatukan masyarakat lokal dan pendatang dalam satu semangat,” pungkas Sri Juniarsih.
Ke depan, pengembangan BBIR sebagai agenda tahunan diharapkan dapat berjalan beriringan dengan promosi destinasi wisata Berau. Kehadiran peserta dari berbagai daerah berpotensi memperluas jangkauan promosi daerah sekaligus meningkatkan aktivitas kunjungan selama penyelenggaraan kegiatan. []
Redaksi 03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan