Ibrahim Al Madani Meninggal, Azan Subuh Jadi Tugas Terakhir

Syekh Ibrahim Al Madani meninggal dunia setelah mengumandangkan azan Subuh di Masjidil Haram, sementara jenazahnya dijadwalkan dishalatkan dan dimakamkan di Mekkah.

MEKKAH – Azan Subuh yang dikumandangkan Syekh Ibrahim Al Madani di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, pada Senin (21/9) dini hari menjadi seruan terakhirnya sebelum meninggal dunia beberapa jam kemudian.

Al Madani merupakan salah satu muazin di Masjidil Haram. Sebelum wafat, ia masih menjalankan tugas mengumandangkan azan Subuh di masjid tersebut. Rekaman momen ketika Al Madani mengumandangkan azan itu kemudian dibagikan Inside the Haramain.

Kabar meninggalnya Al Madani dilaporkan Inside the Haramain pada Senin (21/9). Jenazahnya dijadwalkan dishalatkan setelah shalat Ashar di Masjidil Haram pada hari yang sama, kemudian dimakamkan di Pemakaman Al Mualla, Mekkah, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Senin, (21/09/2026).

Al Madani lahir di Madinah pada 1976 dan tumbuh dalam keluarga religius. Lingkungan keluarganya turut membentuk perjalanan keagamaannya, termasuk pengaruh dari sang kakek yang dikenal sebagai penghafal Al-Qur’an.

Kepergian Al Madani membuat rekaman azan Subuh yang menjadi tugas terakhirnya kembali mendapat perhatian. Momen tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya sebagai muazin di Masjidil Haram sebelum jenazahnya dishalatkan dan dimakamkan di Mekkah. []

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *