DPMPTSP Kutim memperluas promosi investasi melalui berbagai pameran regional dan nasional sekaligus menyiapkan Ekspo HUT Kutim untuk mendorong perputaran ekonomi UMKM pada Oktober 2026.
KUTAI TIMUR – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperluas promosi potensi investasi melalui berbagai pameran tingkat Kalimantan Timur (Kaltim) hingga nasional. Selain membidik calon investor, strategi tersebut juga diarahkan untuk mendorong perputaran ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kutim.
Kepala DPMPTSP Kutim Novian Prananta mengatakan, sepanjang 2026 pihaknya telah mengikuti sejumlah kegiatan promosi investasi. Di antaranya Kaltim Expo yang mengantarkan Kutim meraih peringkat kedua serta kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Tangerang Selatan pada awal September 2026.
“Kemarin beberapa bulan yang lalu kita ikut event Kaltim Expo, kita juara dua. Kemudian kita ikut acara di Apkasi di Tangerang Selatan, itu seminggu setelahnya, di bulan September awal,” ujar Novian saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/09/2026).
Menurut Novian, partisipasi dalam berbagai pameran menjadi salah satu langkah DPMPTSP Kutim untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memperluas jejaring dengan calon investor. Promosi tersebut diharapkan membuka peluang masuknya investasi baru yang dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain promosi di luar daerah, DPMPTSP Kutim juga menyiapkan pameran dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kutim pada Oktober 2026. Kegiatan yang direncanakan dimulai 12 Oktober tersebut akan berlangsung selama tujuh hari dengan UMKM sebagai salah satu fokus utama.
“Yang akan datang di HUT Kutim rencananya Expo, 12 Oktober, insyaallah satu minggu, tujuh hari. Di Expo itu paling tidak kita menghidupkan kembali perekonomian, tujuan utamanya UMKM,” katanya.
Novian menjelaskan, pelaksanaan pameran selama sepekan dirancang agar mencakup akhir pekan. Momentum tersebut dinilai penting karena aktivitas kunjungan masyarakat dan transaksi ekonomi biasanya meningkat pada hari-hari terakhir kegiatan.
“Biasanya di tiga hari terakhir di weekend itu yang perputaran ekonominya agak maksimal,” ujarnya.
Melalui rangkaian promosi tersebut, DPMPTSP Kutim berupaya menjalankan dua sasaran sekaligus, yakni memperluas akses promosi investasi kepada pelaku usaha dan calon investor serta menciptakan ruang pemasaran yang lebih luas bagi UMKM lokal.
Keikutsertaan Kutim dalam berbagai pameran di tingkat regional maupun nasional juga diharapkan dapat meningkatkan eksposur terhadap potensi investasi daerah. Sementara itu, pameran HUT Kutim pada Oktober mendatang diarahkan untuk memperbesar kunjungan masyarakat dan mendorong transaksi pelaku UMKM.
DPMPTSP Kutim berharap kesinambungan promosi investasi dan penguatan kegiatan ekonomi lokal dapat memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan usaha, memperluas peluang investasi, serta meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat di Kutim. []
Penulis: Butsainah Yusri | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan