BALIKPAPAN — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan membentuk Tim Kesiapsiagaan Bidang Kesehatan untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi.
Pembentukan tim tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Nomor 400.7/013/Dinkes tentang Tim Kesiapsiagaan Bidang Kesehatan dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M di Kota Balikpapan. Keputusan tersebut ditetapkan di Balikpapan pada 14 Maret 2026 oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, menjelaskan bahwa pembentukan tim kesiapsiagaan ini bertujuan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan selama masa arus mudik dan libur Lebaran, sekaligus memastikan seluruh fasilitas kesehatan di Kota Balikpapan tetap dalam kondisi siap melayani masyarakat.
“Pelayanan tetap kami siapkan agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan layanan kesehatan meskipun dalam masa libur Lebaran,” jelasnya, Jumat (13/03/2026) di kantornya.
Dalam surat keputusan tersebut, tim kesiapsiagaan kesehatan melibatkan berbagai unsur di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan. Unsur yang dilibatkan antara lain kepala bidang pelayanan kesehatan, kepala bidang sumber daya kesehatan, serta kepala bidang kesehatan masyarakat.
Selain itu, sejumlah unit pelaksana teknis juga turut dilibatkan dalam tim tersebut. Beberapa di antaranya adalah UPTD Instalasi Farmasi Kota, UPTD Balai Layanan Anak Berkebutuhan Khusus, serta UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah.
Tidak hanya melibatkan unsur internal Dinas Kesehatan, tim kesiapsiagaan ini juga bekerja sama dengan fasilitas layanan kesehatan lainnya. Di antaranya RSUD Beriman Balikpapan, RSIA Sayang Ibu, serta organisasi profesi kesehatan seperti Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Balikpapan.
Tim kesiapsiagaan kesehatan tersebut dijadwalkan mulai bertugas pada 16 Maret hingga 27 Maret 2026. Selama periode tersebut, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan akan menyiapkan sejumlah pos kesehatan di beberapa titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan jalur transportasi utama.
Beberapa pos kesehatan terpadu yang disiagakan berada di Pelabuhan Ferry Kariangau, Terminal Batu Ampar, serta kawasan wisata Pantai Manggar Segara Sari. Selain itu, layanan kesehatan juga disiapkan di Balikpapan Islamic Center.
Sementara itu, pelayanan kesehatan di Pelabuhan Semayang dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan dilakukan melalui koordinasi dengan tim Balai Karantina Kesehatan.
Petugas yang bertugas di pos kesehatan tersebut akan bekerja dalam dua shift pelayanan setiap hari. Shift pertama dimulai pada pukul 08.00 hingga 14.00 Wita, sedangkan shift kedua berlangsung pada pukul 14.00 hingga 20.00 Wita.
Selain menyiagakan pos kesehatan di berbagai titik strategis, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan juga memastikan pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama tetap berjalan selama masa libur Lebaran.
Tercatat tujuh puskesmas di Kota Balikpapan tetap membuka layanan selama 24 jam, yaitu Puskesmas Manggar Baru, Sepinggan, Klandasan Ilir, Mekar Sari, Baru Ulu, Karang Joang, dan Kariangau.
Sementara itu, puskesmas yang tidak beroperasi selama 24 jam tetap memberikan pelayanan selama masa cuti bersama dengan jam operasional pukul 08.00 hingga 12.30 Wita, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan.
Selain pelayanan di fasilitas kesehatan, Dinas Kesehatan juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi pengendara dan pemudik di sejumlah titik transportasi. Pemeriksaan tersebut dijadwalkan berlangsung di kawasan pelabuhan serta Terminal Batu Ampar pada 16–17 Maret sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi kesehatan masyarakat selama arus mudik.
Dinas Kesehatan juga menginstruksikan seluruh rumah sakit di Kota Balikpapan untuk tetap membuka layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam selama masa libur Lebaran.
Pihak rumah sakit juga diminta untuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan apabila terdapat pelayanan yang berkaitan dengan kepesertaan BPJS Kesehatan maupun kebutuhan rujukan pasien.
Dalam pelaksanaan posko kesehatan tersebut, sejumlah organisasi profesi kesehatan juga dilibatkan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Balikpapan yang akan membantu pelayanan kesehatan di posko Terminal Batu Ampar.
Melalui berbagai langkah kesiapsiagaan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik serta merayakan Hari Raya Idulfitri dengan aman dan nyaman, sekaligus tetap menjaga kondisi kesehatan selama masa libur Lebaran. []
Penulis: Desy Alfy Fauzia | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan