Bapas Kelas II Tarakan dan BNNK Tarakan mematangkan persiapan bimbingan Klien Pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya mendukung proses reintegrasi sosial.
TARAKAN – Proses reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan di Tarakan diperkuat melalui koordinasi antara Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tarakan dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan. Kedua lembaga membahas persiapan bimbingan yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 17 September 2026, dengan fokus pada kebutuhan pembekalan bagi klien sebelum kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Koordinasi dilakukan melalui kunjungan jajaran Bapas Kelas II Tarakan ke kantor BNNK Tarakan, Selasa (15/09/2026). Pertemuan tersebut membahas kesiapan kegiatan, termasuk aspek teknis pelaksanaan bimbingan yang akan diberikan kepada Klien Pemasyarakatan.
Kepala Bapas Kelas II Tarakan Budy Istiawan hadir dalam kunjungan tersebut bersama Kepala Sub Seksi Bimbingan Klien Dewasa Dwi Prasetio, Kepala Sub Seksi Bimbingan Klien Anak Eko Subagio, serta Pembimbing Kemasyarakatan Roys Akbar.
Rombongan Bapas diterima Kepala BNNK Tarakan Evon Maternik bersama staf. Pertemuan menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi antarlembaga agar kegiatan bimbingan dapat disiapkan sesuai kebutuhan Klien Pemasyarakatan.
Sebagaimana diwartakan BapaSTAR, Selasa, (15/09/2026), kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat dukungan terhadap klien melalui bimbingan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memberikan pembekalan yang relevan dengan proses kembali ke lingkungan sosial.
Bapas Kelas II Tarakan menilai sinergi dengan BNNK Tarakan penting dalam menyiapkan kegiatan yang dapat memberikan manfaat bagi klien. Koordinasi antarlembaga diharapkan membuat pelaksanaan bimbingan lebih terarah dan mampu menjawab kebutuhan klien selama menjalani proses reintegrasi sosial.
Melalui kegiatan yang direncanakan tersebut, Bapas Tarakan dan BNNK Tarakan berupaya memperkuat pendampingan bagi Klien Pemasyarakatan agar memiliki bekal yang diperlukan untuk kembali berinteraksi secara positif di masyarakat. Keberlanjutan koordinasi antarlembaga diharapkan turut mendukung proses reintegrasi sosial berjalan secara optimal. []
Redaksi 03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan