Bupati PPU Resmikan IPA Baja 50 LPS untuk Warga Sepaku

PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Baja berkapasitas 50 liter per detik (LPS) di Kecamatan Sepaku. Peresmian operasional instalasi tersebut dilakukan langsung oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, pada Senin (26/01/2026), sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan air bersih bagi masyarakat.

IPA Baja 50 LPS merupakan proyek strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang dibangun berdampingan dengan Instalasi Pengolahan Air milik Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) berkapasitas 300 LPS. Kedua instalasi tersebut memanfaatkan sumber air baku yang sama, yakni dari intake yang berada di Kecamatan Sepaku.

Dalam sambutannya, Bupati Mudyat Noor menyampaikan rasa syukur atas mulai beroperasinya IPA Baja 50 LPS. Ia menilai kehadiran fasilitas tersebut menjadi langkah penting dan strategis dalam menjawab kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Sepaku.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah meresmikan IPA 50 liter per detik. Dengan kapasitas ini, saya optimistis hampir 100 persen kebutuhan air bersih masyarakat di Kecamatan Sepaku dapat terlayani dengan baik,” ujar Mudyat Noor.

Menurutnya, peluncuran operasional IPA ini juga menjadi bukti sinergi antara Pemerintah Kabupaten PPU dengan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR. Setelah proses pembangunan rampung, pengelolaan instalasi tersebut secara resmi diserahkan kepada Pemkab PPU untuk dimanfaatkan secara optimal bagi masyarakat.

“Semoga dengan launching ini, pelayanan air bersih bagi masyarakat, khususnya di Sepaku, bisa semakin optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya,” harapnya.

Bupati Mudyat Noor juga mengungkapkan kondisi layanan air bersih di Kabupaten PPU yang hingga kini masih tergolong terbatas. Secara keseluruhan, cakupan pelayanan air bersih baru mencapai sekitar 41 persen, dengan 24 dari 56 kelurahan dan desa yang telah terlayani.

Sementara itu, Kecamatan Sepaku masih menghadapi tantangan cukup besar. Dari total 15 kelurahan dan desa, baru sekitar 4 wilayah yang terlayani jaringan air bersih, atau setara dengan cakupan sekitar 22 persen. Sebanyak 11 kelurahan dan desa lainnya masih belum mendapatkan layanan air bersih secara optimal.

Sebelumnya, Perumda Air Minum Danum Taka selaku pengelola air minum daerah hanya mengandalkan instalasi pengolahan air eksisting dengan kapasitas 30 liter per detik. Kapasitas tersebut dinilai sudah tidak memiliki ruang pengembangan (idle capacity) untuk memperluas pelayanan.

” Kami berharap melalui peresmian ini kesejahteraan masyarakat kita semakin meningkat khususnya dalam pelayanan air bersih bagi masyarakat di kecamatan Sepaku ini,” harapnya.

Peluncuran operasional IPA Baja 50 LPS ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten PPU dan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, dengan Nomor 213/NK/CA/2024 dan 197/19/TKKSD/2024, tentang dukungan pembangunan IPA Baja berkapasitas 50 LPS.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid, menyampaikan bahwa peresmian operasional IPA Baja 50 LPS turut dihadiri jajaran Kementerian PUPR, khususnya dari Balai Permukiman Wilayah Provinsi Kalimantan Timur yang bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek pembangunan tersebut.

Ia menjelaskan, keberadaan IPA Baja 50 LPS akan memperkuat peran Perumda Air Minum Danum Taka dalam memberikan layanan air bersih kepada masyarakat Kecamatan Sepaku secara lebih luas dan berkelanjutan.

“Saat ini dari 15 kelurahan dan desa, baru sekitar 4 yang terlayani. Masih ada pekerjaan rumah untuk 11 kelurahan dan desa. Dengan beroperasinya IPA ini, kami berharap seluruh wilayah tersebut dapat terlayani secara maksimal,” jelasnya.

Abdul Rasyid juga mengungkapkan bahwa Bupati PPU telah melakukan koordinasi dengan Otorita IKN untuk mengajukan dukungan pembangunan jaringan pipa distribusi dan sambungan rumah (SR). Usulan tersebut mencakup pembangunan sekitar 6.400 sambungan rumah bagi 11 kelurahan dan desa di Kecamatan Sepaku yang belum terlayani.

“Kami berharap melalui kegiatan hari ini, masyarakat benar-benar dapat merasakan manfaat air bersih yang selama ini diharapkan,” pungkasnya.

Peresmian operasional IPA Baja 50 LPS ini turut dihadiri Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, Ketua DPRD Kabupaten PPU Raup Muin beserta sejumlah anggota DPRD, Asisten I Pemkab PPU Nicko Herlambang, perwakilan Kementerian PUPR dari Balai Permukiman Wilayah Kalimantan Timur, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan pejabat terkait lainnya. []

Penulis: Subur Priono | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com