Dispersip Banjar menghadirkan Banjar Corner di sejumlah kafe sebagai inovasi layanan literasi untuk memudahkan masyarakat membaca buku di ruang publik.
MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Banjar memperluas akses literasi dengan menghadirkan Banjar Corner, layanan sudut baca di kafe yang memungkinkan masyarakat membaca buku sambil bersantai. Inovasi ini menjadi upaya mendekatkan budaya membaca ke ruang publik sekaligus mendorong literasi sebagai bagian dari gaya hidup.
Kepala Dinas (Kadis) Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banjar Kencana Wati mengatakan layanan tersebut dirancang agar masyarakat lebih mudah mengakses bahan bacaan tanpa harus datang ke perpustakaan. Pada tahap awal, Banjar Corner tersedia di Melankolis dan Sega Coffee Brew di Martapura sebagai lokasi percontohan.
“Literasi tidak harus selalu dilakukan di perpustakaan. Kami ingin masyarakat bisa membaca di mana saja, termasuk saat sedang bersantai di kafe. Dengan begitu, membaca menjadi kebiasaan yang menyenangkan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ujarnya sebagaimana diberitakan InfoPublik Kabupaten Banjar, Sabtu (25/07/2026).
Menurut Kencana Wati, perkembangan jumlah kafe di Kabupaten Banjar membuka peluang menghadirkan ruang literasi yang lebih inklusif. Selain menjadi tempat berkumpul, kafe diharapkan berfungsi sebagai ruang belajar, berdiskusi, dan mencari inspirasi, khususnya bagi generasi muda.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari pengunjung. Bahkan, salah satu pengelola kafe berinisiatif menyiapkan ruang khusus yang akan dikembangkan menjadi perpustakaan mini untuk mendukung peningkatan minat baca masyarakat.
Dispersip Banjar juga menyediakan koleksi bacaan yang beragam, mulai dari novel populer, buku motivasi, buku pengembangan diri, hingga buku anak sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kelompok usia.
“Membaca buku tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis, meningkatkan empati, memperkaya sudut pandang, serta memperkuat kecerdasan emosional yang dibutuhkan dalam kehidupan maupun dunia kerja,” katanya.
Melihat antusiasme masyarakat, Dispersip Banjar berencana memperluas Banjar Corner ke Kecamatan Gambut, Kecamatan Kertak Hanyar, dan sejumlah kawasan potensial lainnya agar akses masyarakat terhadap bahan bacaan semakin merata.
“Kami ingin literasi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Semakin mudah masyarakat menemukan buku, semakin besar pula peluang tumbuhnya budaya membaca di Kabupaten Banjar,” ujar Kencana.
Ia pun mengajak masyarakat, terutama generasi muda, memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai ruang belajar yang nyaman.
“Mari manfaatkan Banjar Corner. Sambil menikmati suasana kafe, kita juga bisa memperluas wawasan. Sebab, kebiasaan membaca hari ini akan menjadi bekal untuk menciptakan generasi Kabupaten Banjar yang lebih cerdas, kreatif, dan berdaya saing di masa depan,” pungkasnya. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan