PASER – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser menggagas pelaksanaan Car Free Day (CFD) Tepian Sadurengas sebagai upaya memperluas dan memeratakan akses pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah itu. Rencana ini dibahas melalui rapat koordinasi yang digelar pada Senin (12/01/2026) di Ruang Rapat Disporapar Kabupaten Paser.
Rapat koordinasi dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI dan Polri, kecamatan, kelurahan, komunitas lokal, serta para pelaku UMKM. Agenda utama pertemuan membahas konsep pelaksanaan CFD, pengaturan lokasi, serta mekanisme penataan UMKM agar kegiatan ini lebih terorganisir dan bermanfaat.

Kepala Bidang Kepariwisataan Disporapar Kabupaten Paser, Khairuddin, menjelaskan, “CFD Tepian Sadurengas kami siapkan untuk memberikan peluang usaha kepada pelaku UMKM yang selama ini belum memiliki lapak. Dengan kegiatan ini, akses usaha diharapkan lebih merata dan tertata,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penempatan UMKM di lokasi baru akan dilakukan melalui seleksi dan kurasi. “Kami prioritaskan pelaku usaha yang belum terakomodasi di CFD Jalan Sudirman dan kawasan Masjid Agung. Sementara UMKM yang sudah aktif di lokasi lama tidak masuk dalam penempatan baru, supaya kesempatan berusaha lebih adil,” ujarnya.
Tahap awal, CFD Tepian Sadurengas direncanakan menampung sekitar 285 UMKM dari berbagai komunitas, termasuk Komunitas Tepian Sadurengas. Saat ini, tercatat sekitar 165 UMKM sudah aktif di lokasi CFD yang berjalan sebelumnya, tambahnya.
Disporapar berharap CFD Tepian Sadurengas tidak hanya menjadi ruang olahraga dan rekreasi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pengembangan dan promosi UMKM lokal secara berkelanjutan. “Kami berharap CFD ini dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM, memperluas jaringan usaha, dan sekaligus menjadi salah satu daya tarik wisata di Paser,” pungkasnya. []
Penulis: Darwanti | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan