Era Teknologi Berkembang, Perlindungan Anak Tak Cukup Hanya di Dunia Nyata

Hari Anak Nasional ke-42 menjadi momentum Pemprov Kalsel mengingatkan masyarakat pentingnya pendampingan anak dalam memanfaatkan ruang digital secara aman dan positif.

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) mendorong peningkatan perlindungan anak di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin cepat. Momentum Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 dimanfaatkan untuk mengingatkan masyarakat agar memperkuat pengawasan terhadap aktivitas anak di ruang digital.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel, Mashudi, setelah pelaksanaan apel pagi memperingati HAN ke-42 di halaman Kantor Diskominfo Kalsel, Banjarbaru, Kamis (23/7/2026).

Mashudi mengajak aparatur sipil negara (ASN), orang tua, serta seluruh masyarakat untuk berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak. Menurutnya, anak tetap harus diberikan kesempatan untuk berekspresi dan menyampaikan aspirasi, namun tetap dalam pendampingan yang tepat.

“Pesan untuk peringatan Hari Anak Nasional hari ini, mudah-mudahan kita semua, baik ASN maupun masyarakat, dapat menjaga anak-anak kita dari hal-hal yang tidak diinginkan. Hal ini juga untuk mendukung kemampuan anak-anak dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya sebagaimana diberitakan Diskominfo Kalsel, Kamis (23/7/2026).

Ia menjelaskan, perlindungan anak saat ini tidak hanya berkaitan dengan keamanan fisik, tetapi juga mencakup aktivitas anak ketika menggunakan teknologi informasi. Kemudahan akses internet membuat anak perlu mendapatkan edukasi agar mampu memilah informasi dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

“Ruang digital semakin berkembang. Diskominfo sebagai leading sector berkomitmen untuk terus menyosialisasikan kepada masyarakat, orang tua, dan anak-anak agar dapat memanfaatkan ruang digital dengan baik. Artinya, perlu ada pembatasan terhadap konten atau hal-hal yang tidak sesuai dengan usia anak,” tambahnya.

Diskominfo Kalsel menilai pendampingan keluarga dan edukasi digital menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan. Dengan pengawasan yang seimbang, anak-anak diharapkan dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi menuju Indonesia Emas 2045. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com