gambar ilustrasi kamera tersembunyi

Geger Ponsel Tersembunyi di Toilet Pasar Antasari Banjarmasin

Ponsel tersembunyi di plafon toilet umum Pasar Sentra Antasari Banjarmasin diduga merekam aktivitas pengunjung dan telah dibawa ke Polsek Banjarmasin Tengah.

BANJARMASIN – Dugaan pelanggaran privasi di toilet umum Pasar Sentra Antasari, Kota Banjarmasin, mencuat setelah seorang pekerja pasar berinisial B menemukan ponsel tersembunyi di plafon toilet salah satu musala, Selasa (12/05/2026) sekitar pukul 06.00 Wita.

Temuan itu menimbulkan perhatian karena ponsel tersebut diduga digunakan untuk merekam aktivitas pengunjung toilet umum. Peristiwa ini kemudian ditindaklanjuti dengan membawa barang bukti ke Kepolisian Sektor (Polsek) Banjarmasin Tengah, sebagaimana diberitakan Banjarmasinpost, Selasa (12/05/2026).

B mengatakan, ponsel itu ditemukan saat ia hendak menggunakan toilet. Ia melihat lubang kecil di bagian plafon yang tampak menyerupai kaca. Setelah diperiksa lebih dekat, benda tersebut ternyata kamera dari sebuah ponsel.

“Saya mau BAB, saya lihat di atas plafon ada kayak kaca-kaca begitu, pas saya dekati ternyata itu HP,” ujarnya.

Setelah ponsel itu diturunkan, B memeriksa bagian penyimpanan dan mengaku menemukan banyak rekaman video pengunjung toilet. Rekaman itu disebut menampilkan korban perempuan maupun laki-laki yang menggunakan fasilitas umum tersebut.

“Banyak om videonya, karena ini kan toilet umum,” tambahnya.

Ponsel merek Oppo berwarna putih itu sempat diamankan B. Ia awalnya berencana melaporkan temuan tersebut ke Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banjarmasin. Namun, barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Banjarmasin Tengah untuk proses lebih lanjut.

“Rencana mau ke Polresta Banjarmasin katanya. Karena barang bukti HP mati tidak bisa lagi dibuka harus pakai password,” ungkap Ramadani, warga yang berada di lokasi.

Keluarga B berinisial R membenarkan ponsel tersebut telah diserahkan kepada aparat kepolisian. Langkah itu dilakukan agar dugaan perekaman tersembunyi tersebut dapat diproses sesuai ketentuan hukum.

“Hp kami bawa ke Polsek Banjarmasin Tengah nah. Untuk pihak proses di kepolisian,” ujar R, keluarga dari B.

Pantauan di lokasi menunjukkan plafon toilet dalam kondisi rusak dan berlubang. Lubang tersebut diduga sengaja dibuat untuk menyembunyikan ponsel di balik plafon toilet.

Pihak musala kemudian menutup sementara toilet yang menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pengawasan di area sekitar juga diperketat untuk mencegah kejadian serupa terulang.

“Benar kita tutup dulu ini,” kata Zai, perwakilan musala.

Zai menyayangkan kejadian tersebut dan menyatakan pihaknya siap membantu proses pemeriksaan kepolisian. Ia juga menyebut terdapat kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV) di sekitar lokasi yang dapat diperiksa untuk mengungkap pihak yang diduga meletakkan ponsel tersebut.

“Di sini ada CCTV, kami siap bila kepolisian ingin datang memeriksa biar semuanya aman kembali,” ujar Zai tegas.

Kasus ini menjadi peringatan penting bagi pengelola fasilitas umum untuk memperketat pengawasan, terutama di area yang menyangkut privasi masyarakat. Aparat kepolisian diharapkan dapat menelusuri pemilik ponsel dan memastikan dugaan perekaman tersembunyi tersebut diproses secara hukum. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com