Banua Pers Community bersama DLH Kalsel menggelar aksi penghijauan di tiga desa Kabupaten Banjar dengan penanaman pohon berbunga dan edukasi pengelolaan sampah.
BANJAR – Tiga desa di Kabupaten Banjar akan menjadi lokasi penghijauan melalui penanaman ratusan pohon berbunga yang digagas komunitas jurnalis bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel). Program bertajuk Green Action 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2 Agustus 2026 dengan tujuan memperbaiki kualitas lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah.
Kegiatan kolaborasi antara Banua Pers Community dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel itu menyasar Desa Sungairangas Ulu, Desa Sungairangas Tengah, dan Desa Hambuku. Selain penghijauan, kegiatan tersebut juga menghadirkan program tukar sampah dengan sembako sebagai upaya mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Jenis pohon yang akan ditanam dalam kegiatan ini meliputi tabebuya dan kamboja. Pemilihan tanaman berbunga tersebut dilakukan agar kawasan desa tidak hanya menjadi lebih hijau, tetapi juga memiliki nilai keindahan ketika tanaman tumbuh besar.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalsel Rahmat Prapto Udoyo mengatakan, konsep penghijauan melalui tanaman berbunga dipilih untuk memberikan manfaat lingkungan sekaligus memperindah kawasan sekitar.
“Pohon yang ditanam sengaja dipilih yang berbunga. Harapannya, ketika sudah besar nanti, pohon-pohon ini bisa dilihat dari jalan dan memberikan pemandangan yang indah,” ucapnya, sebagaimana diberitakan MC Kalsel, Jumat (24/07/2026).
Koordinator Green Action 2026 Sutrisno menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kerja sama antara komunitas, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Menurutnya, upaya penghijauan dan pengurangan sampah tidak dapat berjalan maksimal tanpa keterlibatan berbagai pihak.
Ia menilai, peran jurnalis tidak hanya menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam mendorong gerakan sosial yang berdampak positif bagi masyarakat.
“Kami mengharapkan kegiatan ini nantinya dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk terus menjaga lingkungan,” kata Tris.
“Termasuk merawat pohon yang telah ditanam, serta membiasakan pengelolaan sampah yang lebih baik demi terciptanya lingkungan yang bersih, hijau dan sehat,” imbuhnya.
Selain aksi penanaman pohon dan program tukar sampah, masyarakat juga diberi kesempatan berpartisipasi dalam lomba konten kreatif yang mengangkat kegiatan penghijauan serta pengelolaan sampah. Lomba tersebut dibuka untuk masyarakat umum dengan hadiah berupa uang tunai.
“Lomba ini kami buka untuk umum. Adapun hadiahnya uang tunai jutaan rupiah,” tandas Tris.
Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara berharap masyarakat tidak hanya berpartisipasi saat program berlangsung, tetapi juga memiliki kepedulian berkelanjutan dalam merawat lingkungan dan menjaga ruang hijau di wilayah masing-masing. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan