KUALA LUMPUR – Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, dilarikan ke rumah sakit pada Selasa (06/01/2026) setelah terjatuh di kediamannya. Tokoh politik senior berusia 100 tahun itu kini menjalani observasi medis di Institut Jantung Nasional.
Mahathir diketahui memiliki riwayat kesehatan yang cukup panjang dalam beberapa tahun terakhir. Pada Juli 2025, ia sempat menjalani perawatan akibat kelelahan setelah mengikuti rangkaian kegiatan perayaan ulang tahunnya yang ke-100.
Ajudan Mahathir, Sufi Yusoff, membenarkan bahwa mantan pemimpin Malaysia tersebut segera dibawa ke rumah sakit guna memastikan kondisi kesehatannya tetap stabil pascainsiden. “Beliau dalam keadaan sadar dan saat ini masih berada dalam pengawasan tim medis,” ujar Sufi kepada wartawan, Selasa (06/01/2026).
Sufi menambahkan, pihak rumah sakit masih melakukan pemantauan intensif untuk menentukan langkah medis selanjutnya, termasuk kemungkinan rawat inap. “Saat ini masih tahap observasi. Terlalu dini untuk memastikan apakah diperlukan perawatan lanjutan,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi saat Mahathir berpindah lokasi di dalam rumahnya. “Kejadian itu berlangsung ketika beliau bergerak dari area balkon menuju ruang dalam,” ucap Sufi, tanpa merinci lebih jauh kondisi fisik Mahathir setelah terjatuh.
Mahathir Mohamad sebelumnya diketahui telah menjalani operasi bypass jantung dan beberapa kali keluar-masuk rumah sakit. Meski demikian, ia masih aktif menyampaikan pandangan politik dan sosial di ruang publik.
Sebagai informasi, Mahathir menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia dalam dua periode, yakni 1981–2003 dan 2018–2020. Pada masa jabatan keduanya, ia mencatat sejarah sebagai pemimpin terpilih tertua di dunia, dengan usia 94 tahun.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lanjutan mengenai perkembangan terkini kondisi Mahathir dari pihak keluarga maupun rumah sakit. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan