Iswandi: Varia Niaga Terima Penyertaan Modal Rp10 Miliar dari Pemkot Samarinda

SAMARINDA – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda intens mengadakan rapat kerja dengan berbagai mitra, termasuk menggelar hearing bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Samarinda, Varia Niaga.

Hearing tersebut berlangsung di ruang rapat gabungan Lantai 1, Kantor DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, pada Selasa (11/03/2025), dipimpin oleh Ketua Komisi II, Iswandi, dan dihadiri oleh Wakil Ketua Andi Saharuddin, Sekretaris Komisi II Rusdi Doviyanto, serta anggota Joha Fajal dan Viktor Yuan, bersama dua staf komisi.

Iswandi mengungkapkan bahwa Varia Niaga merupakan BUMD yang dibentuk untuk memastikan pasokan kebutuhan primer di Samarinda tetap terjaga. Di tahun 2024, Varia Niaga menerima penyertaan modal sebesar Rp10 miliar dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

“Tujuan dari penyertaan modal tersebut adalah untuk menunjang kinerja Pemkot, terutama dalam bidang ekonomi. Saya melihat laporan keuangan dan menemukan adanya penyertaan modal pada Varia Niaga pada tahun 2024, sebesar Rp10 miliar,” ujar Iswandi saat diwawancarai media.

Lebih lanjut, Iswandi menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap penggunaan modal tersebut dengan mempelajari laporan keuangan yang telah disampaikan. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan apakah anggaran tersebut telah digunakan sesuai aturan yang berlaku.

“Kami akan mempelajari laporan keuangan tersebut, karena dari situ kita bisa mengetahui kapan anggaran itu dicairkan, untuk apa saja anggaran digunakan, dan bagaimana neraca rugi laba yang tercatat,” kata politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu.

Selain itu, Iswandi mengungkapkan bahwa Varia Niaga telah mengembangkan unit bisnis baru, yaitu peternakan ayam petelur dalam skala besar, yang berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara. Menurutnya, pabrik ayam petelur yang diproduksi dapat menghasilkan hingga 1 juta telur per hari dan sudah memiliki investor. Pabrik ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 2026.

“Varia Niaga sedang membangun pabrik ayam petelur yang dapat memproduksi 1 juta telur per hari. Mereka sudah mendapatkan investor, dan rencananya pabrik tersebut akan mulai beroperasi pada tahun 2026,” ujar Iswandi.

Pada kesempatan itu, Iswandi juga berharap agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Samarinda dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menegaskan bahwa Komisi II siap mendukung baik dalam bentuk anggaran maupun legalisasi untuk mendukung peningkatan PAD.

“Kami berharap PAD dapat meningkat karena potensi yang ada sangat besar. Kami akan berbicara dengan OPD terkait untuk mencari cara agar PAD Samarinda bisa lebih berkembang,” tutupnya. []

Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nistia Endah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com