Kebakaran melanda sekitar empat hektare lahan gambut di Kampung Kelian, Kecamatan Damai, sementara petugas menghadapi medan berpasir dan sejumlah titik api yang sulit dipadamkan.
KUTAI BARAT – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan sekitar empat hektare lahan gambut di Kampung Kelian, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Rabu (19/08/2026). Proses pemadaman berlangsung sekitar tiga jam dengan medan berpasir dan sejumlah titik api yang sulit dipadamkan menjadi kendala petugas di lapangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) menerima informasi kebakaran pada pukul 12.58 Wita. Peristiwa diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 12.24 Wita.
Petugas kemudian bergerak menuju lokasi pada pukul 14.00 Wita dan tiba sekitar pukul 14.30 Wita untuk melakukan pemadaman serta asesmen terhadap area terdampak.
Berdasarkan hasil pendataan, kebakaran melanda sekitar empat hektare lahan yang dikategorikan sebagai Areal Penggunaan Lain (APL). Area tersebut berupa lahan gambut dengan kedalaman sekitar 10 sentimeter, ditumbuhi belukar, pakis-pakisan, dan kayu-kayu kecil dengan kontur berupa bukit kecil, sebagaimana dilansir Kominfo Kubar, Rabu, (19/08/2026).
Sebanyak tujuh personel yang berasal dari BPBD Kubar, Kecamatan Damai, dan masyarakat setempat terlibat dalam penanganan kebakaran.
Operasi pemadaman didukung tiga kendaraan, yakni satu mobil slip-on BPBD Kubar, satu mobil patroli BPBD Kubar, dan satu unit slip-on Kecamatan Damai. Petugas melakukan pemadaman langsung menggunakan kendaraan tersebut.
Untuk menjaga pasokan air selama operasi, petugas mengisi ulang tangki kendaraan secara bergantian dengan memanfaatkan danau di sekitar lokasi kebakaran.
Upaya pemadaman tidak berlangsung mudah. Pasir yang cukup dalam menghambat mobilitas kendaraan menuju sejumlah bagian lokasi, sementara beberapa titik api sulit dipadamkan sehingga membutuhkan penanganan lebih intensif.
Meski menghadapi kendala medan, petugas bersama masyarakat terus melakukan pemadaman hingga operasi dihentikan pada pukul 17.26 Wita. Seluruh personel dilaporkan kembali dalam kondisi selamat dan kendaraan operasional yang digunakan tidak mengalami kerusakan.
Hingga penanganan selesai, penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam proses pendataan lebih lanjut. Belum terdapat informasi mengenai korban maupun kerugian material akibat peristiwa tersebut.
BPBD Kubar mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya pada kawasan dengan kondisi lahan kering dan mudah terbakar. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubar melalui BPBD Kubar akan melanjutkan kesiapsiagaan dan penguatan respons terhadap karhutla untuk menekan risiko meluasnya kebakaran serta dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan