Kondisi Kecmatan Muara Muntai terlihat kabut asap tipis

Karhutla Muara Muntai, Lahan Perusahaan Jadi Area Terluas Terbakar

Karhutla melanda lahan masyarakat, koperasi, dan perusahaan di Muara Muntai, sementara tim gabungan masih melakukan pemadaman dan warga di 13 desa diminta meningkatkan kewaspadaan.

KUTAI KARTANEGARA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), melanda lahan masyarakat, koperasi, hingga perusahaan. Camat Muara Muntai Mulyadi menyebut areal perusahaan menjadi bagian yang mengalami kebakaran lebih luas dibandingkan lahan masyarakat dan koperasi, sementara tim gabungan masih melakukan pemadaman dan pengendalian titik api.

Kebakaran terjadi di sejumlah lokasi, antara lain Desa Kayu Batu, Desa Muara Leka, Desa Muara Aloh, serta kawasan perkebunan kelapa sawit. Penanganan dilakukan bersama dengan melibatkan pemerintah kecamatan, Kepolisian Sektor (Polsek), Komando Rayon Militer (Koramil), masyarakat, Pemadam Kebakaran (Damkar), dan pihak perusahaan.

“Sebenarnya kolaborasi saja. Ada lahan masyarakat, ada lahan koperasi, ada lahan dari pihak perusahaan sendiri. Kalau yang luas, sebenarnya lahan perusahaan,” kata Mulyadi saat ditemui di Muara Muntai, Kamis (27/08/2026).

Meski menyebut kebakaran di areal perusahaan lebih luas, Mulyadi tidak menjelaskan luasan lahan yang terbakar maupun penyebab kebakaran. Ia juga tidak menyebut adanya dugaan pembukaan lahan dengan cara dibakar dan menegaskan penanganan saat ini difokuskan pada pemadaman serta pengendalian titik api.

“Upaya pemadaman sudah dilakukan oleh tim-tim yang ada,” ujarnya.

Menurut Mulyadi, penanganan karhutla dilakukan oleh beberapa tim. Salah satunya dikoordinasikan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dengan melibatkan Polsek, Koramil, pemerintah kecamatan, Damkar, dan masyarakat. Tim lainnya berasal dari Perseroan Terbatas (PT) JMS.

“Tim kita ada beberapa, dari pihak perusahaan sendiri, JMS, kemudian dari Forkopimcam, tim Kapolsek, Danramil, kecamatan, termasuk Damkar yang ada di Kecamatan Muara Muntai,” katanya.

Mulyadi mengakui penanganan karhutla di Muara Muntai masih membutuhkan bantuan. Meski demikian, sejumlah titik api disebut telah berhasil dipadamkan sehingga kondisi kebakaran dapat ditekan.

Di tengah kondisi cuaca dan lahan yang kering, ia meminta masyarakat meningkatkan pengawasan serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Harapan kita kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan situasi dan kondisi cuaca saat ini. Jangan sampai ada perilaku orang yang tidak bertanggung jawab, misalnya membakar lahan kering. Itu berdampak negatif terhadap lingkungan, terutama masalah asap,” tuturnya.

Pengawasan juga diminta dilakukan pemerintah desa, Ketua Rukun Tetangga (RT), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga kemasyarakatan, serta warga di 13 desa di Kecamatan Muara Muntai agar potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.

Sementara itu, kepulan asap masih terpantau di sekitar Desa Muara Muntai Ilir sejak siang hingga malam. Asap membuat sejumlah kawasan di sekitar permukiman terlihat terselimuti kabut dan meningkatkan kekhawatiran terhadap dampak kesehatan masyarakat.

Mulyadi mengatakan hingga Kamis belum menerima laporan warga mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan asap karhutla. Namun, masyarakat diminta tetap melakukan pencegahan, terutama ketika beraktivitas di luar rumah.

“Untuk sampai hari ini kita belum mendengar ada laporan ISPA. Kami berharap masyarakat saat keluar rumah menggunakan masker supaya terhindar dari ISPA,” katanya.

Pemadaman dan pengawasan karhutla di Muara Muntai masih perlu ditingkatkan selama kondisi lahan tetap kering. Keterlibatan masyarakat, pemerintah, aparat, dan perusahaan diharapkan dapat mencegah munculnya titik api baru sekaligus menekan dampak asap terhadap permukiman warga. []

Penulis: M. Reza Danuarta | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com