Kebakaran Bald Range yang membesar cepat akibat angin memaksa sekitar 20 ribu warga mengungsi, sementara operasi udara dilakukan untuk menyelamatkan penduduk yang terisolasi.
SUMMERLAND – Kebakaran hutan Bald Range yang membesar cepat akibat terpaan angin memaksa sekitar 20 ribu orang meninggalkan tempat tinggal mereka dalam semalam di Provinsi British Columbia, Kanada. Situasi semakin kritis setelah sejumlah warga terisolasi dan harus dievakuasi melalui udara ketika kobaran api mendekati permukiman di sekitar Summerland, Sabtu (08/08/2026).
Kebakaran pertama kali dilaporkan pada Jumat (07/08/2026) petang. Pada malam harinya, perubahan arah dan kekuatan angin mendorong api berkembang dengan cepat menuju Summerland serta kawasan permukiman di lembah-lembah sekitarnya.
Perdana Menteri British Columbia David Eby mengakui kebakaran tersebut telah menimbulkan kerusakan besar dan menyebabkan sejumlah warga terjebak ketika kondisi berubah dalam waktu singkat.
“Kami mengetahui adanya kerugian besar berupa hilangnya rumah dan harta benda. Kami juga mengetahui bahwa beberapa orang sempat terjebak saat kondisi berubah dengan cepat,” ujar Perdana Menteri British Columbia, David Eby, dalam pernyataan pada Sabtu (08/08/2026).
Operasi penyelamatan kemudian difokuskan terhadap warga yang belum dapat keluar melalui jalur darat karena terhalang kawasan kebakaran. Lebih dari 50 orang dilaporkan harus diterbangkan keluar dari permukiman Faulder saat api terus merambat.
“Evakuasi melalui jalur udara sedang dilakukan bagi warga yang masih terisolasi di balik perimeter kebakaran,” kata Eby seperti diberitakan AFP.
Besarnya ancaman kebakaran membuat Menteri Manajemen Darurat dan Kesiapsiagaan Iklim British Columbia Kelly Greene menetapkan status darurat. Langkah tersebut diambil ketika petugas masih berupaya mengendalikan api sekaligus memastikan keselamatan warga di kawasan terdampak.
Situasi kebakaran dan evakuasi tersebut, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Minggu, (09/08/2026), turut mendapat perhatian Pemerintah Federal Kanada. Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyampaikan apresiasi kepada petugas pemadam kebakaran dan tim tanggap darurat yang terlibat dalam operasi penanganan bencana.
Carney mengapresiasi upaya mereka yang “bekerja tanpa lelah demi menjaga keselamatan warga.”
“Pemerintah federal siap membantu dan mendukung pemerintah British Columbia dalam upaya penanganan ini. Saya turut memikirkan warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka dan berharap mereka dapat segera kembali dengan selamat,” kata Carney.
Meski puluhan ribu warga telah dievakuasi, ancaman belum berakhir. Eby pada Sabtu memperingatkan bahwa api “masih sangat aktif dan tantangan besar masih menghadang.”
Kondisi tersebut membuat operasi pemadaman, penyelamatan warga yang terisolasi, dan pengamanan kawasan permukiman tetap menjadi prioritas. Dukungan pemerintah federal dan pemerintah British Columbia diharapkan dapat mempercepat penanganan kebakaran serta memungkinkan warga kembali ke rumah setelah kondisi dinyatakan aman. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan