HULU SUNGAI UTARA – Kemunculan seekor buaya di aliran Sungai Balangan, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Sungai yang selama ini menjadi lokasi favorit warga untuk memancing dan beraktivitas sehari-hari mendadak berubah menjadi area yang diwaspadai, menyusul laporan penampakan satwa liar tersebut.
Menindaklanjuti laporan warga, Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Kabupaten HSU langsung melakukan pemantauan di lokasi pada Senin (19/01/2026). Area pemantauan difokuskan di sepanjang bantaran sungai yang berada di antara Desa Patarikan RT 03 dan Desa Lok Bangkai RT 01, wilayah yang dikenal ramai aktivitas warga, khususnya pada siang hari.
Informasi awal diperoleh dari seorang warga setempat, Tullah, yang mengaku melihat buaya muncul sebanyak dua kali di lokasi tersebut. Penampakan pertama terjadi sekitar pukul 12.20 Wita, dengan jarak sekitar 20 meter dari posisi saksi. Sekitar 30 menit berselang, buaya kembali terlihat di bagian hulu sungai dengan jarak kurang lebih 40 meter.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi antara Damkar HSU, aparat desa, dan masyarakat setempat. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan guna menghindari potensi serangan buaya terhadap warga yang beraktivitas di sekitar sungai.
Perwakilan Damkar HSU, Edy Saputra, menyampaikan bahwa pihaknya mengedepankan langkah antisipatif sambil terus memantau perkembangan di lapangan. “Begitu menerima laporan, kami segera turun dan berkoordinasi dengan aparat desa. Fokus kami saat ini adalah memastikan warga lebih waspada dan tidak beraktivitas terlalu dekat dengan sungai,” ujar Edy.
Sebagai bentuk peringatan dini, petugas bersama pemerintah desa memasang sejumlah imbauan kewaspadaan di sepanjang bantaran Sungai Balangan. Imbauan tersebut ditujukan kepada pemancing, anak-anak, serta warga yang biasa beraktivitas di tepi sungai. “Kami mengingatkan masyarakat untuk sementara waktu mengurangi aktivitas di bantaran sungai. Jika buaya kembali terlihat, segera laporkan agar dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.
Damkar HSU menegaskan pemantauan akan terus dilakukan, terutama di titik-titik yang dilaporkan sebagai lokasi kemunculan buaya. Warga juga diminta berperan aktif dalam memberikan informasi guna mencegah kejadian yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.
Langkah cepat ini diharapkan mampu meminimalkan risiko dan memastikan Sungai Balangan tetap aman bagi masyarakat sekitar. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan