ilustrasi

Korsleting Kipas Picu Kebakaran Kantin SDN 013 Bontang

Petugas keamanan bersama warga menggunakan APAR untuk mengendalikan kebakaran kantin SDN 013 Bontang Selatan yang diduga dipicu korsleting kipas angin.

BONTANG – Kesigapan petugas keamanan bersama warga menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) berhasil mengendalikan kebakaran di ruang kantin Sekolah Dasar Negeri (SDN) 013 Bontang Selatan, Jalan Sultan Syahrir, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Senin (07/09/2026) petang, sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.

Kebakaran diduga dipicu korsleting pada kipas angin di dalam kantin. Api sempat membesar dan menghanguskan sejumlah barang di ruangan tersebut sebelum akhirnya dapat dipadamkan menggunakan APAR.

Komandan Regu (Danru) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang Norman mengatakan, saat timnya tiba, kondisi di lokasi sudah terkendali. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.

“Tadi kami datang situasi sudah aman. Kami pastikan saja tidak ada lagi titik api yang muncul,” ucap Norman sebagaimana diberitakan Klikkaltim, Senin, (07/09/2026).

Keberadaan APAR dan respons awal dari petugas keamanan serta warga menjadi faktor penting dalam penanganan kebakaran tersebut. Api dapat dipadamkan tanpa menunggu proses pemadaman langsung oleh personel Disdamkartan Bontang.

Peristiwa itu sekaligus menjadi pengingat mengenai risiko korsleting pada perangkat elektronik yang tetap terhubung dengan sumber listrik ketika tidak digunakan. Norman mengingatkan masyarakat agar memastikan peralatan elektronik tidak dibiarkan dalam kondisi terhubung ke stopkontak saat tidak ada aktivitas.

“Lebih baik dicabut saja. Agar meminimalisir dampak korsleting,” sambungnya.

Kebakaran di lingkungan sekolah tersebut menunjukkan pentingnya kesiapan sarana proteksi kebakaran, termasuk APAR, sekaligus kedisiplinan memeriksa perangkat listrik setelah kegiatan selesai. Langkah pencegahan tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko kebakaran serupa, khususnya di bangunan yang memiliki banyak perangkat elektronik dan digunakan untuk aktivitas publik. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com