PASER — Pemerintah Kabupaten Paser melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) resmi meluncurkan program Car Free Night di kawasan GOR Sadurengas, Tanah Grogot, pada Jumat malam (16/01/2026). Kegiatan perdana ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang memadati area acara sejak sore hingga malam hari.
Car Free Night digagas sebagai upaya pemerintah daerah dalam memperluas ruang aktivitas ekonomi masyarakat pada malam hari, sekaligus memberikan kesempatan usaha yang lebih merata bagi pelaku UMKM di Kabupaten Paser. Program ini menghadirkan konsep bebas kendaraan bermotor di area tertentu, dipadukan dengan sentra kuliner, hiburan musik, dan ruang interaksi publik yang ramah keluarga.
Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan lapak UMKM berjajar rapi, didominasi pedagang kuliner. Pengunjung tampak memanfaatkan kegiatan ini untuk bersantai, berburu makanan, dan menikmati suasana malam di kawasan GOR Sadurengas yang selama ini belum dimaksimalkan sebagai pusat kegiatan ekonomi malam.
Salah satu pedagang, Ibu Melly, mengaku merasakan dampak positif dari penyelenggaraan Car Free Night tersebut. “Lumayan, untuk sebagian sudah ada yang kenal dengan produk saya, karena sebelumnya saya jualan online,” ungkapnya saat ditemui di lokasi kegiatan.
Selain kuliner, Disporapar Paser juga menghadirkan hiburan berupa live musik dari penyanyi lokal Kabupaten Paser untuk menarik minat pengunjung. Penampilan musik ini berlangsung sejak sore dan dilanjutkan kembali setelah waktu salat Isya. “Iya, ini ada live musik. Tadi sudah mulai dari sore, nanti habis Isya mulai lagi,” tambah Ibu Melly.
Pelaku UMKM yang dilibatkan dalam Car Free Night merupakan binaan Disporapar Paser dan tergabung dalam komunitas UMKM Tepian Sadurengas. Untuk menjaga kualitas dan keamanan produk, pemerintah daerah mewajibkan setiap pedagang memiliki legalitas usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), izin Pangan Industri Rumah Tangga (I-PRT), serta sertifikat halal. “Iya, harus sudah punya NIB, I-PRT, sertifikat halal, semua ada, sudah lengkap,” jelasnya.
Sebelumnya, aktivitas kuliner malam telah berlangsung di kawasan Masjid Agung Tanah Grogot melalui program Masjid Agung Kulineri yang rutin digelar setiap Sabtu malam. Namun, Car Free Night di GOR Sadurengas dihadirkan sebagai alternatif lokasi usaha bagi pelaku UMKM yang belum terakomodasi di area tersebut maupun di kegiatan Car Free Day Jalan Jenderal Sudirman.
Melalui program ini, Disporapar Paser berharap seluruh pelaku UMKM dapat memperoleh akses usaha yang adil, terorganisir, dan berkelanjutan. Ibu Melly pun berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin. “Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjutlah, terus ada, dan tidak mati kegiatannya,” pungkasnya. []
Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan