Mahulu Dukung Astacita Presiden, Siapkan Gudang Logistik Pangan

MAHAKAM ULU – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus berupaya mendukung pelaksanaan program prioritas nasional yang sejalan dengan arah kebijakan pembangunan dalam Astacita Presiden. Salah satu langkah yang saat ini tengah diproses adalah penyediaan gudang logistik guna memperkuat ketersediaan bahan pokok di wilayah tersebut.

Upaya ini dinilai penting mengingat kondisi geografis Mahakam Ulu yang berada di kawasan perbatasan dan memiliki tantangan tersendiri dalam hal distribusi logistik serta ketahanan pangan.

Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk, menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjalankan berbagai program prioritas nasional. Meski demikian, beberapa program tersebut masih berada dalam tahap proses dan persiapan.

“Kalau kita di Mahulu tentu mendukung Astacita Presiden. Beberapa program masih dalam proses, seperti pembangunan koperasi Merah Putih yang saat ini masih tahap pembangunan,” ujar Suhuk saat diwawancarai pada Rabu (11/03/2026).

Selain program pembangunan koperasi Merah Putih, pemerintah daerah juga tengah memantau kesiapan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah pusat.

Menurut Suhuk, pelaksanaan program tersebut memerlukan sejumlah persiapan yang matang, terutama terkait kesiapan infrastruktur pendukung dan sistem distribusi di daerah.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga menaruh perhatian serius terhadap penguatan logistik pangan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan bahan pokok di Mahakam Ulu.

Suhuk menjelaskan bahwa rencana pembangunan gudang milik Badan Urusan Logistik (Bulog) di wilayah tersebut saat ini masih berada dalam tahap persiapan. Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya menyiapkan solusi sementara agar penyimpanan logistik dapat segera berjalan.

“Permintaan dari Bulog sebenarnya ingin gudang itu berada di kawasan perkantoran. Namun lokasi yang sebelumnya direncanakan juga akan digunakan untuk sekolah rakyat,” jelasnya.

Sebagai langkah alternatif, pemerintah daerah bersama pihak terkait telah meninjau Gedung Arsip yang berada di dekat Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk dimanfaatkan sebagai gudang logistik sementara.

Gedung tersebut dinilai cukup representatif untuk digunakan sebagai lokasi penyimpanan bahan pokok sebelum gudang Bulog permanen dibangun.

“Kami sempat membawa Direktur Pangan saat berkunjung ke Mahulu untuk melihat gedung arsip itu. Beliau sangat menyetujui jika gedung tersebut digunakan sementara sambil menunggu pembangunan gudang Bulog yang permanen,” kata Suhuk.

Menurutnya, kesepakatan mengenai pemanfaatan fasilitas tersebut telah ditandatangani oleh pihak terkait. Dengan demikian, operasional penyimpanan logistik diharapkan dapat segera berjalan dalam waktu dekat.

Keberadaan gudang logistik dinilai sangat penting bagi Mahakam Ulu, terutama untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kemarau panjang yang dapat berdampak pada ketersediaan bahan pokok di wilayah tersebut.

“Kalau nanti terjadi kemarau panjang, Mahulu tentu bisa terkena dampaknya. Mudah-mudahan dengan adanya gudang Bulog ini dapat membantu menjaga persediaan bahan pokok,” ujarnya.

Sementara itu, terkait kondisi teknis gedung arsip yang akan dijadikan gudang sementara, Suhuk menilai bangunan tersebut pada dasarnya sudah layak digunakan. Namun demikian, beberapa penyesuaian tetap diperlukan agar fasilitas tersebut memenuhi standar penyimpanan logistik.

“Gedung itu bisa digunakan. Hanya saja mungkin nanti akan ada sedikit peningkatan, seperti penyemprotan dan peninggian bagian lantai karena bangunan langsung di atas cor tanah, supaya tidak lembab,” jelasnya.

Ia berharap pemanfaatan gudang logistik sementara tersebut dapat menjadi solusi awal dalam memperkuat sistem distribusi bahan pokok di Mahakam Ulu. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan ketahanan pangan di wilayah tersebut sambil menunggu pembangunan gudang Bulog permanen di masa mendatang. []

Penulis: Muhammad Jamaluddin | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com