Operasi Kapal Virgo Diperluas, 130 Orang Masih Hilang

Basarnas terus memperluas operasi pencarian terhadap 130 orang yang belum ditemukan setelah Kapal Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di Laut Jawa.

BANJARMASIN – Operasi pencarian Kapal Virgo Transport 8 masih berfokus pada 130 orang yang belum ditemukan setelah kapal yang mengangkut 243 orang itu mengalami kecelakaan di Laut Jawa. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) terus mengerahkan unsur laut dan udara untuk memperluas pencarian sekaligus menindaklanjuti informasi mengenai kondisi kapal sebelum kecelakaan.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso mengatakan data manifes menunjukkan Kapal Virgo Transport 8 membawa 213 penumpang dan 30 kru. Kapal tersebut berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Minggu (13/9/2026).

Hingga pukul 15.30 Wita, sebanyak 113 korban telah dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 107 orang ditemukan selamat dan enam orang meninggal dunia, sedangkan 130 orang lainnya masih dalam pencarian.

Rincian evakuasi berasal dari sejumlah kapal yang membantu operasi penyelamatan. Edy mengatakan sebagian korban ditemukan di TB Mauhaw dan TB TCP dengan kondisi berbeda.

“Di TB Mauhaw itu ada 16 orang, 15 di antaranya selamat, dan satu meninggal dunia. Kemudian di TB TCP, yaitu enam orang, satu selamat dan lima orang meninggal dunia,” ujar Edy sebagaimana diberitakan Kanal Kalimantan, Senin, (14/09/2026).

Selain itu, sebanyak 69 orang berhasil diselamatkan dari KM Haida. Korban lainnya ditemukan melalui Kapal Nelayan Cahaya Bahari sebelum dipindahkan ke Kapal Intandaya. Sebanyak 22 orang disebut selamat dari Kapal Nelayan Cahaya Bahari, sementara satu orang lainnya diselamatkan Kapal Nelayan Sri Asih.

“Korban yang dievakuasi adalah 113 orang, kemudian selamat 97, meninggal dunia enam. Yang masih dalam pencarian dalam hal ini 130 orang,” paparnya.

Dalam perkembangan penanganan kecelakaan, Basarnas juga memperoleh informasi dari nakhoda mengenai kondisi kapal sebelum hilang kontak. Keterangan tersebut menyebut kapal mengalami kemiringan setelah dihantam ombak dari sisi kanan.

“Disampaikan oleh nakhoda Kapal Virgo tersebut terkait kejadian kemiringan kapal, ini juga akibat dari hantaman ombak dari lambung kanan. Ini info yang kami dapatkan langsung dari kapten Kapal Virgo tersebut dalam operasi pencarian, khususnya yang kapal hilang kontak maupun kapal tenggelam,” kata Edy Prakoso di Jakarta.

Basarnas memastikan operasi pencarian dan pertolongan terus dimaksimalkan dengan mengoptimalkan seluruh unsur yang berada di lapangan. Evaluasi terhadap informasi dan kondisi di lokasi kejadian dilakukan untuk memperluas area pencarian dan meningkatkan peluang menemukan 130 orang yang masih belum diketahui keberadaannya. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com