Pemkot Palangka Raya menebar 325.000 benih ikan betok dan gabus di Teluk Kaja untuk memulihkan stok ikan, menjaga ekosistem, serta mendukung ketahanan pangan dan penghasilan nelayan.
PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya menebar 325.000 benih ikan di perairan umum Teluk Kaja, Kelurahan Sei Gohong, Kecamatan Bukit Batu, Kamis (23/07/2026), untuk memulihkan stok ikan sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan sumber penghasilan masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan.
Penebaran melalui program restocking itu terdiri atas 300.000 benih ikan betok dan 25.000 benih ikan gabus. Kegiatan dilaksanakan Pemkot Palangka Raya melalui Dinas Perikanan dengan memanfaatkan bantuan benih dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin, Kabupaten Banjar (Banjar), Kalimantan Selatan (Kalsel).
Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Palangka Raya, Indriarti Ritadewi, mengatakan penambahan populasi ikan diperlukan karena stok ikan di sejumlah perairan umum mengalami penurunan. Pemulihan tersebut diharapkan menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan agar tetap dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat populasi ikan di perairan umum sekaligus menjaga kelestarian ekosistem perairan. Restocking menjadi bagian dari upaya pemulihan sumber daya ikan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Indriarti menyampaikan hal tersebut sebagaimana dilansir Media Center Palangka Raya, Kamis, (23/07/2026). Menurut dia, program penebaran benih diarahkan untuk meningkatkan ketersediaan ikan tangkapan, mempertahankan keanekaragaman hayati, dan mendukung produksi perikanan guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Peningkatan populasi ikan juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi nelayan dan warga yang menggantungkan mata pencaharian dari perairan umum. Benih yang tumbuh dan berkembang biak dapat meningkatkan hasil tangkapan apabila kondisi ekosistem tetap terjaga.
Kadis Perikanan Palangka Raya menegaskan keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh proses penebaran benih. Partisipasi masyarakat dibutuhkan untuk mencegah praktik penangkapan ikan yang merusak serta aktivitas lain yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem perairan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga perairan umum agar benih ikan yang ditebar dapat tumbuh dengan baik, berkembang biak, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi ketahanan pangan, kelestarian lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Indriarti.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-61 Pemkot Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya. Program ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menghasilkan peningkatan stok ikan yang dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan