Peringatan Nuzulul Qur’an, Sekda Kukar Tekankan Tanggung Jawab ASN

KUTAI KARTANEGARA — Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar memaknai jabatan sebagai bentuk kepercayaan pimpinan sekaligus amanah tanggung jawab kepada masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkai dengan buka puasa bersama keluarga besar Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Rabu (11/03/2026) di Aula Dinas PU Kukar.

Kegiatan bertema “Bersama Al-Qur’an Raih Keberkahan Ramadhan” ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas PU Kukar, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, pejabat struktural, staf, serta undangan lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Sunggono juga menyampaikan sambutan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri.

Sunggono menegaskan bahwa jabatan dalam pemerintahan bukan sesuatu yang bisa diminta, melainkan bentuk kepercayaan dari pimpinan kepada pegawai yang layak menjalaninya. “Jabatan itu bukan amanah yang diminta, tetapi kepercayaan dari pimpinan. Jadi meskipun seseorang merasa memiliki kemampuan, ketika belum mendapatkan kepercayaan, tidak perlu memaksakan diri,” ujarnya.

Ia mencontohkan kisah sahabat Nabi Muhammad SAW, Abu Dzar Al-Ghifari, yang pernah meminta jabatan kepada Rasulullah, namun tidak diberikan karena dikhawatirkan tidak mampu menjalankan tanggung jawab tersebut.

Selain itu, Sekda juga mengingatkan bahwa pekerjaan sebagai ASN merupakan bentuk tanggung jawab yang harus dijalankan secara maksimal, bukan sekadar memenuhi kewajiban formal.

“Beberapa tanggung jawab yang harus segera diselesaikan antara lain pembayaran THR dan gaji ke-13 bagi ASN, tunjangan ketua RT, kader PKK dan Posyandu, serta kewajiban pemerintah kepada pihak ketiga,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa penyelesaian kewajiban ini membutuhkan kerja keras sejumlah organisasi perangkat daerah, termasuk Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Sunggono menekankan bahwa pengabdian sebagai ASN adalah pilihan mulia. “Jika merasa tidak mampu atau tidak sesuai dengan harapan, lebih baik mundur daripada bekerja setengah hati dan menjadi contoh yang tidak baik,” katanya.

Di akhir sambutan, Sekda mengajak seluruh ASN menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan pengendalian diri serta memperkuat komitmen dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. []

Penulis: M. Reza Danuarta | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com