PENAJAM PASER UTARA — Pemerintah daerah bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), serta dukungan Kepolisian Republik Indonesia menunjukkan peran aktif dalam mendukung kelancaran pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan pembukaan portal akses Jalan Tol Balikpapan–IKN Segmen 6A, Jumat (13/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan lahan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur strategis nasional.
Dalam agenda tersebut, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara diwakili langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab PPU, Nicko Herlambang, bersama Kepala Bagian Pemerintahan Setkab PPU, Dahlan.
Kehadiran perwakilan pemerintah daerah tersebut menegaskan komitmen Pemkab PPU dalam mendukung pembangunan proyek strategis nasional sekaligus menjadi penghubung komunikasi antara masyarakat yang terdampak pembangunan dengan pemerintah pusat.
Pada kesempatan itu, Nicko Herlambang menyampaikan pesan dari Bupati Penajam Paser Utara kepada masyarakat setempat. Ia mengimbau agar warga tetap mempercayai pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan lahan yang hingga saat ini masih menjadi perhatian bersama.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga situasi yang kondusif di tengah masyarakat, terutama menjelang libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan kelancaran agenda Lebaran 2026. Kami mengajak semua pihak untuk tetap tenang dan percaya bahwa proses penyelesaian lahan sedang berjalan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Nicko di lokasi.
Pembukaan portal yang sebelumnya menjadi titik koordinasi antara warga dan instansi terkait tersebut turut dihadiri oleh Deputi Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, perwakilan Polda Kalimantan Timur, Kapolsek Sepaku, tokoh adat, serta masyarakat pemilik lahan yang terdampak pembangunan.
Suasana kebersamaan tampak terasa ketika seluruh unsur yang hadir secara simbolis membuka portal akses jalan tersebut secara bersama-sama. Momentum tersebut mencerminkan adanya komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur di kawasan penyangga IKN.
Dalam kesempatan yang sama, Deputi Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimuddin, menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya mencari solusi terbaik dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di lapangan.
Ia menegaskan bahwa pembangunan jalan tol tersebut memiliki peran penting sebagai salah satu infrastruktur utama yang akan menghubungkan Kota Balikpapan dengan kawasan Ibu Kota Nusantara.
Karena itu, percepatan penyelesaian berbagai persoalan di lapangan sangat diperlukan agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
Dari pihak masyarakat, salah satu pemilik lahan terdampak, Ibrahim, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, khususnya kepada Bupati PPU, yang dinilai responsif dalam mendorong penyelesaian persoalan lahan yang terjadi.
Ia juga mengajak masyarakat lainnya untuk mendukung pembukaan akses jalan tersebut serta berharap seluruh komitmen yang telah disepakati dalam notulen pertemuan dapat dijalankan dengan baik oleh seluruh pihak.
“Dengan dibukanya akses ini, kami berharap pembangunan bisa terus berjalan lancar dan kesejahteraan masyarakat sekitar juga ikut meningkat. Terima kasih kepada Pak Bupati dan jajaran yang terus memperjuangkan hak kami,” ungkap Ibrahim.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat di tengah percepatan pembangunan kawasan penyangga IKN. Melalui pendekatan dialog, koordinasi, serta kolaborasi lintas sektor, pemerintah berharap seluruh tantangan yang muncul di lapangan dapat diselesaikan secara adil dan transparan.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan masyarakat terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai pusat pemerintahan baru sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi dan peradaban masa depan Indonesia. []
Penulis: Subur priono | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan