Pria 43 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Mess Berau

Kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian pria berinisial G yang ditemukan tidak bernyawa di kamar mandi sebuah mess di Tanjung Redeb meski terdapat informasi awal bahwa korban memiliki riwayat penyakit ginjal.

BERAU – Kepolisian Resor (Polres) Berau masih menyelidiki penyebab kematian seorang pria berinisial G (43) yang ditemukan tidak bernyawa di sebuah mess di Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Senin (07/09/2026). Informasi sementara dari tunangan korban menyebut G memiliki riwayat penyakit ginjal, namun kepolisian belum menyimpulkan penyebab kematiannya.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasihumas) Polres Berau Suradi mengatakan, informasi mengenai penemuan korban diterima petugas piket Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Redeb sekitar pukul 14.30 Waktu Indonesia Tengah (WITA).

“Setelah menerima laporan, personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan awal di tempat kejadian,” ujar Suradi, sebagaimana dilansir Polres Berau, Rabu (09/09/2026).

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui berada di mess tempatnya tinggal. Sekitar pukul 13.00 WITA, saksi mendengar suara seseorang membuka pintu disusul suara seorang perempuan menangis.

Sekitar 30 menit kemudian, seorang perempuan yang diketahui merupakan teman korban meminta bantuan untuk membuka kamar yang ditempati G. Setelah pintu dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar mandi.

Saksi selanjutnya menghubungi piket Polsek Tanjung Redeb. Petugas yang tiba di lokasi kemudian melakukan pemeriksaan dan penanganan awal terhadap jenazah serta tempat ditemukannya korban.

Keterangan sementara dari tunangan korban menyebut G memiliki riwayat penyakit ginjal. Kendati demikian, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian dan belum menyampaikan kesimpulan mengenai ada atau tidaknya faktor lain dalam peristiwa tersebut.

Jenazah korban kemudian dititipkan di ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Rivai, Berau. Korban direncanakan dimakamkan di Berau setelah keluarga tiba pada Selasa (08/09/2026).

Pihak perusahaan tempat korban bekerja juga masih menunggu kedatangan keluarga untuk menentukan langkah selanjutnya terkait pemeriksaan terhadap jenazah. Kepastian penyebab kematian diharapkan diperoleh setelah proses pemeriksaan dan penyelidikan kepolisian selesai dilakukan. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com