Raih Tiga Penghargaan, Bontang Dapat Hadiah Hampir Rp7 Miliar

Hadiah hampir Rp7 miliar yang diperoleh Pemkot Bontang bersama tiga penghargaan akan dialokasikan kembali untuk memperkuat program tenaga kerja, kesehatan, penanganan banjir, stunting, dan lingkungan hidup.

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akan mengembalikan hadiah hampir Rp7 miliar yang diterima bersama tiga penghargaan untuk memperkuat sejumlah program pembangunan dan pelayanan masyarakat. Dana tersebut diarahkan antara lain untuk pelatihan tenaga kerja, penanganan banjir, percepatan penurunan stunting, pelayanan kesehatan, serta program lingkungan hidup.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan pemanfaatan dana hadiah tetap harus mengikuti hasil asesmen dan ketentuan kementerian terkait. Dengan demikian, anggaran tersebut tidak digunakan secara bebas, tetapi dikembalikan melalui perangkat daerah sesuai peruntukan yang ditetapkan.

“Hadiah hampir Rp7 miliar itu dikembalikan lagi kepada dinas-dinas terkait untuk kepentingan pembangunan. Ada untuk pelatihan tenaga kerja, penanggulangan banjir dan stunting, kemudian kesehatan serta lingkungan hidup,” katanya, Selasa (15/09/2026), sebagaimana diberitakan KutaiRaya, Selasa (15/09/2026).

Menurut Neni, perolehan hadiah tersebut tidak terlepas dari capaian Bontang dalam sejumlah bidang pelayanan dan pembangunan. Tiga penghargaan yang diterima mencakup sektor ketenagakerjaan, akses layanan kesehatan, dan pengelolaan sampah. Penghargaan tersebut diserahkan di Balikpapan.

Di sektor ketenagakerjaan, Pemkot Bontang mengembangkan aplikasi Teman Naker sebagai sarana mempertemukan informasi kebutuhan tenaga kerja dengan masyarakat. Perusahaan dan investor yang membutuhkan pekerja diarahkan memasukkan informasi lowongan ke dalam aplikasi sehingga peluang kerja dapat diakses masyarakat.

“Kita punya aplikasi Teman Naker. Perusahaan maupun investor yang membutuhkan tenaga kerja harus memasukkan informasi ke aplikasi tersebut sehingga masyarakat bisa mengakses kesempatan kerja yang tersedia,” ujarnya Neni, Selasa (15/09/2026).

Selain menyediakan akses informasi lowongan, Pemkot Bontang memiliki regulasi daerah mengenai perlindungan tenaga kerja lokal. Kebijakan tersebut mengarahkan sedikitnya 70 persen tenaga kerja yang terserap di perusahaan berasal dari masyarakat Bontang.

Capaian lainnya berasal dari sektor kesehatan. Neni menyebut Bontang memperoleh apresiasi sebagai daerah dengan akses layanan kesehatan terbaik pertama untuk regional Kalimantan.

“Untuk akses layanan kesehatan, alhamdulillah kita juga menjadi yang terbaik pertama regional Kalimantan,” ungkapnya.

Sementara di bidang lingkungan, Pemkot Bontang mendorong pengurangan sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir (TPA). Salah satu upaya yang dilakukan melalui gerakan Sampahku Tanggung Jawabku dengan menerapkan prinsip 3R, yakni reduce, reuse, recycle.

Bank sampah juga dikembangkan di berbagai lingkungan rukun tetangga (RT) untuk mendorong masyarakat memilah sampah sejak dari sumbernya. Kebijakan tersebut diarahkan agar semakin sedikit sampah yang berakhir di TPA dan hanya menyisakan residu.

“Di Bontang kita punya gerakan Sampahku Tanggung Jawabku. Hampir semua RT memiliki bank sampah dan masyarakat didorong untuk memilah sampah. Ini yang terus kita lakukan dari sekarang,” jelasnya.

Neni mengatakan penilaian terhadap capaian tersebut melibatkan kementerian terkait dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dalam penyelenggaraan kegiatan, CNN juga terlibat sebagai penyelenggara.

Menurutnya, penghargaan dan hadiah yang diperoleh menjadi bagian dari hasil berbagai program yang telah dijalankan Pemkot Bontang. Karena itu, manfaatnya diupayakan kembali kepada masyarakat melalui sektor-sektor yang dinilai membutuhkan penguatan.

Neni menegaskan penggunaan dana hadiah akan disesuaikan dengan hasil asesmen serta peruntukan yang ditetapkan kementerian terkait dan Kemendagri. Pengalokasian tersebut diharapkan dapat memperkuat program pembangunan yang berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat.

“Penggunaannya harus sesuai dengan hasil asesmen dan peruntukannya. Jadi dana tersebut kembali lagi untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan Bontang,” pungkasnya. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com