Rusia Pilih Jalur Diplomasi, Tegaskan Bukan Bagian Perang Iran

Rusia menegaskan tidak terlibat dalam konflik Iran melawan AS dan Israel, serta memilih memperkuat jalur komunikasi diplomatik dengan semua pihak.

MOSKOW –  memilih mengambil peran sebagai penghubung komunikasi antarnegara dibandingkan terlibat langsung dalam konflik Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel, dengan menegaskan posisinya tetap di jalur diplomasi.

Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyatakan bahwa konflik yang berlangsung di Timur Tengah sejak 28 Februari merupakan persoalan kompleks yang tidak melibatkan Rusia sebagai pihak dalam peperangan.

“Rusia bukan peserta perang ini. Ini bukan perang kami,” kata Peskov, sebagaimana dilansir India Today, Kamis (16/04/2026).

Menurutnya, situasi di kawasan, termasuk ketegangan di Selat Hormuz, masih belum sepenuhnya jelas terkait pihak yang melakukan blokade maupun objek yang diblokade, sehingga diperlukan kehati-hatian dalam menyikapi dinamika tersebut.

Di tengah ketidakpastian tersebut, Presiden Rusia, Vladimir Putin, tetap aktif menjalin komunikasi dengan berbagai pihak yang terlibat konflik, mulai dari Iran, Israel, negara-negara Teluk Persia, hingga pemerintah AS.

“Anda tahu, Presiden Putin terus berhubungan dan berdialog dengan para pemimpin negara-negara Teluk, dengan presiden Iran, dengan Israel. Kami berhubungan dengan Washington, kami memiliki saluran komunikasi tertentu,” ujarnya.

Melalui jalur komunikasi tersebut, Rusia menyampaikan sikapnya yang mendorong penyelesaian damai serta menahan eskalasi konflik agar tidak meluas dan berdampak lebih besar terhadap stabilitas global.

Selain fokus pada diplomasi Timur Tengah, Peskov juga memastikan bahwa Putin tetap akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) kelompok negara berkembang Brazil, Russia, India, China, South Africa (BRICS) di India dalam waktu mendatang, terlepas dari situasi geopolitik yang sedang berlangsung.

Langkah Rusia ini mencerminkan strategi menjaga keseimbangan hubungan internasional sekaligus mempertahankan pengaruh global tanpa terlibat langsung dalam konflik bersenjata. Ke depan, efektivitas peran komunikasi tersebut akan menjadi faktor penting dalam meredakan ketegangan kawasan. []

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com