Tertidur Nyenyak, Warga Benggeris Dikejutkan Longsor Subuh

KUTAI BARAT – Pergerakan tanah secara tiba-tiba menghantam permukiman warga di Kampung Benggeris, Kecamatan Muara Lawa, Kabupaten Kutai Barat, pada Minggu dini hari (25/01/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 03.00 Wita itu membuat tiga rumah di bantaran Sungai Kedang Pahu mengalami kerusakan serius.

Tanah di sepanjang tepi sungai dilaporkan bergeser mendadak saat sebagian besar warga masih terlelap. Pergeseran tersebut mendorong bangunan rumah hingga sebagian materialnya ambruk dan terseret ke aliran sungai.

Kapolsek Muara Lawa, Ipda Sapril, menjelaskan bahwa kondisi tanah yang labil menjadi faktor utama terjadinya longsor. Rumah-rumah warga yang berdiri di atas tanah berpasir tidak mampu menahan tekanan saat terjadi pergerakan tanah.

“Bangunan ikut terdorong karena tanah di bantaran sungai bergerak secara mendadak. Material rumah, terutama bagian belakang, ada yang jatuh ke sungai,” ungkap Ipda Sapril saat dikonfirmasi, Minggu (25/01/2026).

Tiga rumah yang terdampak diketahui milik Sirwanus, Yuhanis EM, dan Magdalena. Seluruh bangunan tersebut terbuat dari kayu, sehingga sangat rentan terhadap perubahan struktur tanah di sekitarnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Para penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri saat tanda-tanda pergeseran tanah mulai terasa.

“Tidak ada korban jiwa. Warga langsung keluar rumah begitu merasakan tanah mulai bergeser,” jelasnya.

Pasca-kejadian, aparat kepolisian bersama pemerintah kampung dan kecamatan langsung turun ke lokasi. Petugas membantu evakuasi barang-barang milik warga yang masih dapat diselamatkan, sekaligus melakukan pengamanan area terdampak.

Pemerintah daerah juga telah meninjau lokasi dan mendirikan tenda darurat bagi warga yang rumahnya dinilai tidak lagi aman untuk ditempati.

Ipda Sapril mengingatkan warga agar tidak kembali ke rumah yang terdampak, mengingat potensi longsor susulan masih cukup tinggi, terutama jika hujan turun dengan intensitas tinggi.

“Kami mengimbau warga tetap waspada. Kondisi tanah di lokasi sangat labil dan berisiko kembali bergerak,” tegasnya. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com