Tragedi MV Barima, Guyana Kerahkan 16 Kapal Cari Korban Hilang

Pemerintah Guyana memperluas operasi pencarian korban tenggelamnya MV Barima setelah jumlah korban meninggal dunia meningkat menjadi 41 orang dan menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari.

GEORGETOWN – Operasi pencarian korban tenggelamnya kapal feri MV Barima di Guyana terus diperluas setelah jumlah korban meninggal dunia meningkat menjadi 41 orang. Hingga kini, tim penyelamat juga telah mengevakuasi 77 penumpang dalam musibah yang terjadi saat kapal berlayar dari Georgetown menuju Port Kaituma pada Sabtu malam.

Pemerintah Guyana mengerahkan 16 kapal untuk mempercepat pencarian korban yang masih hilang. Area operasi diperluas hingga sekitar 400 mil persegi atau sekitar 1.036 kilometer persegi, mencakup kawasan Waini Point di wilayah Barima-Waini yang berbatasan dengan Venezuela.

Berdasarkan laporan Pusat Koordinasi Penyelamatan Maritim (Maritime Rescue Coordination Centre/MRCC), proses evakuasi dipercepat pada Selasa. Hingga pukul 13.00 waktu setempat, sebanyak 14 jenazah berhasil ditemukan.

Perdana Menteri (PM) Guyana Mark Phillips mengatakan penyelam dari Prancis bersama tim penyelam lokal masih melakukan pencarian di sekitar bangkai kapal yang berada di dasar perairan, sebagaimana diberitakan Metrotv, Rabu (22/07/2026).

Pemerintah Guyana juga menginstruksikan seluruh jenazah yang ditemukan segera diserahkan kepada Kepolisian Guyana di fasilitas yang telah disiapkan di Charity River Dam. Sementara itu, proses identifikasi korban dilakukan oleh pihak keluarga di Rumah Sakit Suddie.

Sebagai bentuk penghormatan kepada para korban, Presiden Guyana Irfaan Ali menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari, mulai Rabu, 22 Juli hingga Jumat, 24 Juli 2026.

Hasil penyelidikan terbaru juga menunjukkan jumlah penumpang kapal lebih banyak dibandingkan laporan awal. Otoritas merevisi manifest dari semula 133 orang menjadi 177 orang setelah ditemukan adanya penumpang yang tidak tercatat. MV Barima yang dibangun pada 1939 diketahui tenggelam di dekat Iron Punt, sehingga proses pencarian dan identifikasi korban masih terus berlangsung. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com