Triathlon Paser Bidik Emas Porprov, Pengadaan Sepeda Belum Terealisasi

FTI Paser terus mematangkan latihan dan membidik medali emas Porprov Kaltim, tetapi pengadaan sepeda yang diajukan sejak Maret 2026 belum terealisasi.

PASER – Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Kabupaten Paser menargetkan medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) saat Paser menjadi tuan rumah. Namun, ambisi tersebut masih dihadapkan pada keterbatasan fasilitas sepeda yang menjadi salah satu perlengkapan vital bagi atlet triathlon.

Pelatih sekaligus Pengurus FTI Paser Muhammad Supriyanto mengatakan persiapan atlet terus dimatangkan melalui latihan rutin. Peluang meraih emas dinilai cukup terbuka, terutama pada nomor putri, meski persaingan diperkirakan ketat.

“Target kita di Porprov nanti jelas, harus dapat emas. Apalagi Paser jadi tuan rumah. Tapi persaingannya tidak mudah, tapi untuk peluang besar kita ada di nomor putri,” ujar Supriyanto, Selasa (08/09/2026).

Menurut Supriyanto, intensitas latihan terus dijaga dan dipantau pelatih untuk meningkatkan kesiapan fisik maupun mental atlet sebelum tampil pada Porprov Kaltim.

“Kita kejar terus. Atlet sering latihan. Tujuannya supaya mereka siap secara fisik dan mental saat Porprov nanti,” jelasnya.

Sebagai bagian dari persiapan kompetisi, tiga atlet Paser baru saja mengikuti Kejuaraan Open Triathlon di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel). Kejuaraan tersebut menjadi ajang uji kemampuan karena atlet Paser harus bersaing dengan peserta tingkat profesional, termasuk atlet dari negara-negara Asia.

“Di Banjarbaru itu renangnya 8 km, sepedanya 40 km, lalu lari. Pakai sistem catatan waktu. Ada atlet kita yang finish 2 jam, ada juga 3 jam 23 menit. Ini jadi pengalaman berharga sebelum Porprov,” imbuhnya.

Meski program latihan berjalan, keterbatasan sepeda masih menjadi kendala utama FTI Paser. Pengadaan perlengkapan tersebut telah diajukan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sejak Maret 2026, tetapi hingga kini masih menunggu realisasi anggaran.

“Kita sudah ajukan ke Dispora sejak bulan Maret lalu. Pengurus juga sudah diminta mengisi data pengadaan. Sekarang masih menunggu realisasi anggarannya,” tambahnya.

Supriyanto menilai ketersediaan sepeda yang memadai sangat menentukan kualitas latihan karena triathlon menggabungkan tiga disiplin olahraga, yakni renang, bersepeda, dan lari. Keterbatasan perlengkapan dinilai dapat memengaruhi optimalisasi persiapan atlet untuk menghadapi kompetisi.

“Harapan kami, pengadaan sepeda ini bisa segera terealisasi. Ini demi target emas Porprov dan demi nama baik Paser sebagai tuan rumah,” pungkas Supriyanto.

Dengan status sebagai tuan rumah, FTI Paser berharap dukungan fasilitas dapat segera terpenuhi sehingga atlet memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi dengan perlengkapan sekaligus mematangkan persiapan menuju Porprov Kaltim. []

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com