Trump Kembali Jadi Sorotan Usai Terlihat Mengantuk

Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah terlihat memejamkan mata saat agenda di Gedung Putih, meski sebelumnya ia membantah bahwa dirinya tertidur dalam rapat.

WASHINGTON, D.C. – Momen Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memejamkan mata saat menghadiri agenda di Gedung Putih kembali menjadi perhatian publik. Peristiwa itu terjadi ketika Trump mengikuti upacara penandatanganan perintah eksekutif di Ruang Oval, Senin (10/8).

Trump terlihat mengantuk dan sempat memiringkan kepala ketika Direktur Institut Kesehatan Nasional (National Institutes of Health/NIH) Jay Bhattacharya menyampaikan sambutan. Dalam agenda tersebut, Bhattacharya menyinggung pentingnya kebijakan kesehatan masyarakat di AS.

“Hari ini adalah hari bersejarah bagi kesehatan masyarakat di negara ini,” kata Bhattacharya seperti dikutip People, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Selasa (11/08/2026).

Momen tersebut kembali mengingatkan pada sejumlah kejadian sebelumnya ketika Trump terlihat memejamkan mata dalam berbagai agenda publik. Pada Desember 2025, misalnya, Trump sempat terlihat memejamkan mata ketika mengikuti rapat kabinet.

Kepala Staf Gedung Putih Susie Wiles ketika itu membantah Trump tertidur. Ia mengatakan kondisi tersebut tidak menunjukkan adanya persoalan kesehatan.

“Dia tidak tidur. Matanya memang tertutup dan kepalanya bersandar ke belakang … dan, ya, dia baik-baik saja,” kata Wiles.

Trump juga terlihat memejamkan mata ketika menghadiri pemakaman Senator AS Lindsey Graham pada Juli lalu. Juru bicara Gedung Putih Davis Ingle memberikan penjelasan berbeda atas momen tersebut.

Ingle mengatakan Trump sedang mengenang kepergian sahabatnya setelah sebelumnya menyampaikan pidato untuk Graham.

“Siapa pun yang mengatakan sebaliknya adalah orang bodoh yang bejat,” kata Ingle.

Sementara itu, Trump sebelumnya pernah memberikan penjelasan sendiri mengenai kebiasaannya memejamkan mata dalam rapat. Pada Januari, ia mengatakan dirinya tidak tertidur, melainkan merasa bosan ketika rapat kabinet berlangsung terlalu lama.

“Beberapa orang bilang ‘dia memejamkan matanya’. Begini, rapatnya itu cukup membosankan,” kata Trump sambil tertawa kepada para pejabat.

Trump kemudian kembali menegaskan bahwa memejamkan mata tidak berarti dirinya tertidur.

“Saya tidak tidur. Saya cuma merem karena mau cepat keluar dari sini,” lanjut Trump, seperti dikutip Reuters.

Ia juga membantah anggapan bahwa dirinya kerap tidur ketika menjalankan tugas pemerintahan dengan alasan waktu tidurnya justru terbatas.

“Saya tidak tidur. Saya saja jarang tidur,” ungkapnya.

Rangkaian momen tersebut membuat kebiasaan Trump memejamkan mata dalam sejumlah agenda resmi kembali menjadi sorotan, meski pihak Gedung Putih maupun Trump sebelumnya telah memberikan penjelasan bahwa kondisi tersebut tidak selalu berarti ia tertidur. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com