Warga Sukamara Hadapi Kabut Asap dan Krisis Air, Bantuan Langsung Disalurkan

Karang Taruna Sukamara menyalurkan masker, vitamin, dan air bersih gratis kepada warga Kelurahan Padang sebagai respons terhadap dampak karhutla dan kemarau panjang.

SUKAMARA – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta krisis air bersih yang melanda warga mendorong Karang Taruna Kabupaten Sukamara bergerak menyalurkan bantuan langsung ke masyarakat. Aksi sosial tersebut digelar di Kelurahan Padang, Kecamatan Sukamara, Minggu (27/09/2026), dengan membagikan masker, vitamin, dan air bersih secara gratis.

Kegiatan itu menjadi bentuk respons terhadap kondisi warga yang menghadapi dampak ganda musim kemarau panjang. Selain kualitas udara yang terganggu akibat kabut asap karhutla, ketersediaan air bersih juga menjadi persoalan yang membutuhkan penanganan langsung.

Bupati Sukamara Masduki hadir dalam kegiatan tersebut bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sukamara, pimpinan Bank Negara Indonesia (BNI), Ketua Karang Taruna Sukamara, serta jajaran pengurus Karang Taruna di Kelurahan Padang.

Masduki yang juga menjadi pembina Karang Taruna Sukamara mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari upaya menyapa dan membantu warga yang terdampak kondisi lingkungan akibat karhutla dan kemarau.

Bupati mengatakan Karang Taruna perlu mengambil peran ketika masyarakat menghadapi persoalan yang membutuhkan bantuan bersama, termasuk persoalan air bersih yang muncul akibat kemarau panjang.

“Karang Taruna Kabupaten Sukamara wajib hadir untuk membantu masyarakat khususnya persoalan air bersih yang terjadi akibat musim kemarau panjang. Kegiatan ini bagian aksi sosial Karang Taruna dalam membantu meringankan warga dari dampak karhutla dan kemarau panjang,” tegas Bupati.

Ketua Karang Taruna Sukamara Aan Nurhasan mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pembina umum Karang Taruna agar organisasi kepemudaan itu dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama ketika warga menghadapi kondisi sulit seperti karhutla dan kemarau panjang.

Menurut Aan, penyaluran air bersih di Kelurahan Padang diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan awal. Karang Taruna berencana melanjutkan aksi serupa ke wilayah lain yang membutuhkan dukungan.

Aan juga mengajak pengurus Karang Taruna di tingkat desa untuk terlibat dalam gerakan sosial sehingga bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang terdampak. Pernyataan tersebut sebagaimana diberitakan media setempat, Minggu (27/09/2026).

“Selaku Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukamara mengajak semua pihak terutama Pengurus Karang Taruna di tingkat desa untuk bergerak bersama dan berdampak untuk masyarakat,” Pungkas Aan Nurhasan.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sukamara, PT Sungai Rangit Prime Agri Resources, dan BNI Cabang Sukamara. Kolaborasi itu diharapkan dapat memperluas dukungan bagi warga yang menghadapi dampak karhutla dan keterbatasan air bersih selama kemarau panjang. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *