Purwajaya Butuh Solusi Adil Pasca Banjir

KUTAI KARTANEGARA – Warga Desa Purwajaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, masih menanti kepastian penyelesaian dampak banjir besar yang melanda wilayah mereka pada Mei 2025 lalu. Banjir tersebut tidak hanya merendam rumah dan lahan pertanian, tetapi juga menyisakan persoalan yang hingga kini belum mendapat solusi.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang difasilitasi Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (25/08/2025), masyarakat menyampaikan keluhan sekaligus tuntutan kepada dua perusahaan tambang yang beroperasi di sekitar desa, yakni PT Anugrah Bara Kaltim (ABK) dan PT Insani Bara Perkasa. Warga menduga aktivitas tambang turut berkontribusi terhadap meluapnya banjir karena adanya perubahan aliran air serta pembukaan tanggul di kawasan sekitar.

“Warga menyampaikan permohonan adanya kebijakan dari perusahaan untuk memberikan tali asih akibat banjir kemarin. Mereka menduga ada pembukaan tanggul atau aliran air oleh aktivitas tambang,” jelas Hairendra, Anggota DPRD Kukar dari Komisi III.

Harapan masyarakat sederhana: adanya perhatian berupa tali asih atau kompensasi atas kerugian yang mereka alami. Namun, pertemuan tersebut belum mampu menghasilkan kesepakatan. Pihak perusahaan dan warga masih memiliki pandangan berbeda, sehingga mediasi yang dilakukan sementara ini belum berbuah hasil.

“Dengan berat hati, dalam RDP belum mencapai kata sepakat. Kami berusaha memediasi, tetapi sayang belum ada titik temu,” kata Hairendra.

DPRD Kukar menegaskan persoalan ini tidak bisa selesai dalam satu kali pertemuan. Diperlukan pembahasan lebih lanjut dengan melibatkan instansi teknis, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), untuk melakukan kajian mendalam dari aspek lingkungan maupun hukum.

Menurut Hairendra, pemerintah desa bersama DLHK akan mengoordinasikan langkah berikutnya agar persoalan tidak berlarut-larut. Ia juga berharap perusahaan tambang terbuka untuk mencari solusi demi kepentingan warga.

Sementara itu, masyarakat Desa Purwajaya masih menunggu tindak lanjut nyata. Mereka berharap suara yang disampaikan melalui DPRD bisa benar-benar diperjuangkan sehingga ada kejelasan dan keadilan atas kerugian yang mereka derita akibat banjir. [] ADVERTORIAL

Penulis: Muhammad Ihsan | Penyunting: Rasidah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com