KUBU RAYA — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mempercepat penyelesaian peningkatan jalan poros ekonomi yang menghubungkan Desa Kuala Dua hingga Desa Mekar Sari. Proyek tersebut ditargetkan rampung sebelum Hari Raya Idulfitri tahun ini agar masyarakat dapat menikmati jalan yang lebih nyaman dan lancar.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengatakan pihaknya telah meninjau langsung perkembangan pekerjaan di lapangan. Dari hasil pemantauan tersebut, tahap pengerjaan lapisan fondasi agregat (LPA) telah selesai dan proyek kini memasuki tahap pengaspalan.
Menurutnya, proses pengaspalan dijadwalkan mulai dilakukan pada Kamis (05/03/2026) malam. “Pekerjaan fondasi jalan sudah tuntas dan kondisi badan jalan sudah cukup padat. Tahap berikutnya adalah pengaspalan yang akan segera dimulai,” ujar Sujiwo saat meninjau lokasi di Sungai Raya, Rabu (04/03/2026).
Ia memperkirakan proses pengaspalan akan memakan waktu sekitar satu minggu apabila kondisi cuaca dan teknis pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Dengan target tersebut, ruas jalan yang menjadi jalur penting aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan sudah dapat digunakan secara optimal sebelum Lebaran.
“Jika proses berjalan lancar, pada sekitar hari ke-20 Ramadan masyarakat sudah bisa menikmati jalan ini dalam kondisi lebih baik,” katanya.
Selain meningkatkan kualitas badan jalan, pemerintah daerah juga melakukan penataan kawasan di sepanjang ruas tersebut, terutama di area Pasar Senggol serta simpang WBA yang selama ini dikenal padat aktivitas perdagangan.
Pemerintah berencana memperbaiki tampilan kios-kios pedagang di kawasan tersebut agar terlihat lebih tertata.
“Nanti kami akan menyiapkan banner untuk bagian depan kios para pedagang agar kawasan pasar terlihat lebih rapi dan seragam,” jelas Sujiwo.
Ia juga menyoroti perubahan signifikan pada salah satu tikungan di sekitar Pasar Senggol yang sebelumnya sempit dan sering menimbulkan kemacetan.
Kini, setelah dilakukan penataan dan pelebaran jalan, area tersebut memiliki lebar yang jauh lebih memadai bagi arus kendaraan.
“Dulu tikungan ini hanya sekitar tiga meter. Sekarang lebarnya sudah mencapai delapan hingga sembilan meter sehingga kendaraan bisa melintas lebih leluasa,” ujarnya.
Sujiwo juga mengajak masyarakat, khususnya para pedagang di sekitar lokasi proyek, untuk turut mendukung penataan kawasan agar tidak mengganggu lalu lintas.
Ia meminta kios-kios yang masih menjorok ke badan jalan dapat dirapikan dan ditata kembali. “Setelah jalannya diperbaiki, kita juga perlu menjaga keteraturan. Pedagang yang kiosnya terlalu maju diharapkan bisa menyesuaikan agar arus kendaraan tetap lancar,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penataan kawasan tersebut, pemerintah daerah bahkan siap membantu mempercantik tampilan kios pedagang.
“Saya siap membantu biaya pengecatan kios agar tampilannya lebih seragam dan kawasan ini menjadi lebih menarik,” tambahnya.
Peningkatan jalan poros ekonomi Kuala Dua–Mekar Sari diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi barang, serta mendorong aktivitas ekonomi di Kecamatan Sungai Raya dan wilayah sekitarnya. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan