Garuda Cup 2026 Siap Digelar, 64 Tim Ditargetkan Bertanding

Garuda Cup 2026 akan digelar pada 8–12 April dengan target puluhan tim sebagai ajang pembinaan futsal bagi generasi muda di Kubar dan Mahulu.

KUTAI BARAT – Turnamen futsal Garuda Cup 2026 siap digelar pada 8–12 April 2026 sebagai ajang pembinaan atlet muda di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Kompetisi ini terbuka untuk umum dengan sistem gugur dan menargetkan puluhan tim dari berbagai wilayah.

Ketua Panitia Garuda Cup 2026, Fransiskus Rizki Rinaldo, mengatakan turnamen ini bertujuan memberikan wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus merasakan atmosfer kompetisi futsal.

Ketua Panitia Garuda Cup 2026, Fransiskus Rizki Rinaldo

“Tujuan event ini adalah untuk membina para atlet dan anak-anak muda di Kutai Barat agar bisa merasakan atmosfer kompetisi. Mudah-mudahan ini menjadi perahu bagi mereka untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya dalam wawancara via telepon, Sabtu (04/04/2026).

Turnamen akan mempertandingkan kategori tim lokal tanpa batasan usia dengan sistem gugur. Seluruh peserta diberikan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi selama membentuk tim. “Untuk kategori bebas usia umum, jadi siapa saja bisa ikut selama membentuk tim,” jelasnya.

Panitia menjadwalkan technical meeting pada 6 April 2026, dengan batas akhir pendaftaran hingga 5 April 2026. Pertandingan akan digelar di gedung olahraga (GOR) setempat. “Kalau tidak ada perubahan, pertandingan dimulai tanggal 8 sampai 12 April, dan technical meeting tanggal 6. Pendaftaran kita tutup tanggal 5 April,” katanya.

Panitia menargetkan partisipasi maksimal 64 tim putra dan 8 tim putri. Hingga saat ini, sebanyak 32 tim putra dan 5 tim putri telah mendaftar, dan jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah. “Untuk putra kita targetkan 64 tim, karena berkaca dari event sebelumnya yang mencapai lebih dari 60 tim. Untuk putri maksimal 8 tim,” ungkapnya.

Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp850 ribu untuk kategori putra dan Rp650 ribu untuk putri, yang digunakan untuk kebutuhan operasional seperti honor wasit dan sewa GOR. “Semua sudah kita perhitungkan, termasuk kebutuhan wasit dan sewa tempat,” tambahnya.

Meski tanpa dukungan anggaran besar, panitia tetap optimistis turnamen ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi perkembangan futsal di Kubar dan Mahulu. “Kami memang tidak memiliki anggaran besar, tapi kami percaya kalau ada niat untuk membuat perubahan positif, pasti ada jalannya,” tegasnya.

Turnamen ini akan memperebutkan trofi, piagam, uang pembinaan, serta penghargaan individu seperti top skor, pemain terbaik, dan kiper terbaik. Khusus medali hanya diberikan kepada juara pertama.

“Medali hanya untuk champion atau juara satu, selebihnya tetap ada piala, piagam, dan uang pembinaan,” jelasnya.

Ridho juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor yang telah mendukung penyelenggaraan turnamen tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para sponsor yang sudah mensupport penuh kegiatan Garuda Cup 2026 ini. Dukungan ini sangat berarti bagi kami sebagai panitia,” ucapnya.

Ia berharap turnamen ini menjadi sarana pembinaan sekaligus kegiatan positif bagi generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif. “Kami ingin anak-anak muda punya kegiatan positif, menjauhi narkoba, minuman keras, dan hal-hal negatif lainnya,” ucapnya.

Ridho menambahkan, Garuda Cup 2026 merupakan pengalaman pertamanya sebagai ketua panitia dan diharapkan menjadi awal penyelenggaraan turnamen berkelanjutan dengan skala lebih besar. “Ini event pertama saya sebagai ketua panitia, jadi kami berusaha semaksimal mungkin agar semuanya berjalan lancar,” katanya.

“Mudah-mudahan ke depan bisa ada Garuda 1, Garuda 2, dan seterusnya dengan hadiah lebih besar dan peserta lebih luas,” tutupnya. []

Penulis: Muhammad Jamaluddin | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com