TNI Bangun Jembatan Garuda, Akses Desa Terisolasi Mulai Terhubung

Pembangunan Jembatan Garuda di Sekadau diharapkan membuka akses wilayah terisolasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

SEKADAU – Akses wilayah terisolasi di Desa Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar), mulai dibuka melalui pembangunan Jembatan Garuda yang ditandai dengan kegiatan ground breaking pada Senin (06/04/2026).

Pembangunan jembatan tersebut menjadi langkah strategis untuk mempercepat konektivitas antarwilayah, sekaligus mendorong distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, dan layanan kesehatan masyarakat di kawasan tersebut.

Bupati Sekadau Aron bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sekadau turut hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sekadau Andhika Wiratama, perwakilan Komando Distrik Militer (Kodim) 1204/Sanggau, serta tokoh masyarakat setempat.

Kepala Desa (Kades) Nanga Mahap Suherman menyebut pembangunan jembatan ini merupakan harapan lama masyarakat yang akhirnya terealisasi. “Kami berharap seluruh masyarakat dapat mendukung proses pembangunan ini dan bersama-sama menjaga jembatan ini nantinya,” ujarnya, sebagaimana dilansir Kalbarnews, Senin (06/04/2026).

Perwakilan TNI dari Kodim 1204/Sanggau menegaskan bahwa proyek ini juga mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah. “serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan akses pendidikan,” ungkap Mayor Arm Duloh.

Sementara itu, Kapolres Sekadau Andhika Wiratama menekankan pentingnya menjaga keamanan selama proses pembangunan berlangsung. “Pembangunan tidak akan berjalan tanpa adanya situasi keamanan yang kondusif,” tegasnya.

Bupati Sekadau Aron mengapresiasi peran TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan anggaran daerah. Ia menilai keberadaan Jembatan Garuda akan menjadi jalur vital yang mempercepat mobilitas warga dan aktivitas ekonomi masyarakat. “Jembatan ini akan menjadi jalur vital bagi masyarakat, terutama dalam mendukung akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan,” katanya.

Pembangunan jembatan yang didanai melalui TNI tersebut ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama oleh Bupati Sekadau bersama unsur Forkopimda. Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah dilaporkan aman dan kondusif.

Dengan dimulainya pembangunan ini, diharapkan konektivitas wilayah di Sekadau semakin meningkat dan mampu mendorong percepatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com