Aksi simbolik kontroversial di parlemen Polandia memicu kecaman luas dan berpotensi berdampak pada hubungan diplomatik internasional.
WARSAWA – Kontroversi politik dan diplomatik mencuat di Polandia setelah aksi seorang anggota parlemen mengangkat simbol yang menyerupai bendera Israel dengan lambang Nazi memicu kecaman keras, baik di dalam negeri maupun dari komunitas internasional.
Insiden tersebut terjadi dalam sidang Parlemen Polandia ketika anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Polandia, Konrad Berkowicz, melakukan aksi simbolik sambil menyampaikan kritik tajam terhadap kebijakan Israel di Palestina. Tindakannya langsung menuai reaksi keras dari para anggota parlemen lainnya.
“Israel sedang melakukan genosida dengan kekejaman luar biasa di depan mata kita,” kata Berkowicz di hadapan sidang, sebagaimana diberitakan Sindo News, Kamis (16/04/2026).
Dalam aksinya, ia mengangkat bendera kertas yang dimodifikasi dengan simbol swastika menggantikan Magen David atau The Star of David, serta membandingkan tindakan Israel dengan Reich Ketiga, sebutan bagi Jerman pada era Nazi.
Ketua Parlemen Polandia, Szymon Holownia, langsung mengecam tindakan tersebut dan menyebutnya tidak dapat dibenarkan. Ia juga menyatakan tengah menyiapkan langkah sanksi terhadap Berkowicz karena menampilkan simbol Nazi di ruang sidang.
Reaksi keras juga datang dari Kedutaan Besar Israel di Polandia yang menyebut aksi tersebut sebagai bentuk anti-Semit. “Saat para penyintas Holocaust berpawai di Auschwitz hari ini, tindakan anti-Yahudi yang keji ini sangat mengerikan,” tulis pernyataan kedutaan tersebut.
Insiden ini bertepatan dengan pelaksanaan March of the Living (Pawai Kehidupan) di kompleks Auschwitz, sebuah kegiatan tahunan untuk memperingati korban Holocaust. Momentum tersebut memperkuat sensitivitas publik terhadap simbol-simbol Nazi yang memiliki sejarah kelam di Polandia.
Selain memicu polemik politik domestik, aksi tersebut juga menarik perhatian internasional, termasuk dari Duta Besar Amerika Serikat untuk Polandia, Tom Rose. “MALU MALU MALU pada ANDA!! Mungkin Anda pun menyadari bahwa kami orang Yahudi tidak mudah lagi untuk diperlakukan semena-mena, bukan?” tulisnya. “Kami berdiri bersama teman-teman kami dan kami tahu bagaimana cara berjuang dan mengalahkan musuh-musuh kami!!!” lanjutnya.
Dalam pidatonya, Berkowicz juga menyinggung dugaan penggunaan bom fosfor putih oleh militer Israel di kawasan Timur Tengah. Tuduhan serupa sebelumnya pernah disampaikan oleh organisasi Human Rights Watch, meski pihak Israel menyatakan tidak dapat mengonfirmasi klaim tersebut.
Peristiwa ini memperlihatkan meningkatnya ketegangan wacana politik global terkait konflik Israel-Palestina, sekaligus menegaskan sensitivitas tinggi terhadap penggunaan simbol sejarah seperti Nazi di ruang publik Eropa. Dampak lanjutannya berpotensi memengaruhi hubungan diplomatik serta dinamika politik internal Polandia ke depan. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan