Kekurangan personel dan dominasi usia di atas 45 tahun mendorong Satpol PP DKI Jakarta mengusulkan rekrutmen anggota muda.
JAKARTA – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Satriadi Gunawan, mendorong penambahan personel usia muda guna mengurangi beban kerja anggota di lapangan yang dinilai semakin berat akibat keterbatasan sumber daya manusia.
Dorongan tersebut muncul seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan personel Satpol PP DKI Jakarta, terutama yang berusia di atas 45 tahun dan masih aktif menjalankan tugas operasional dengan intensitas tinggi.
Satriadi menegaskan bahwa komposisi usia personel saat ini menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga performa dan keselamatan kerja. “Memang tidak semua langsung dikaitkan dengan beban kerja, tapi kondisi kekurangan personel berpotensi memperberat tugas anggota di lapangan,” ungkap Satriadi, sebagaimana dilansir Antara, Sabtu (25/04/2026).
Menurutnya, kekurangan personel tidak hanya berdampak pada peningkatan beban tugas, tetapi juga berisiko terhadap kondisi fisik anggota, terutama dalam menjalankan penertiban dan pengawasan di berbagai titik ibu kota.
Sebagai langkah antisipatif, Satriadi mengusulkan rekrutmen personel baru dengan rentang usia lebih muda agar distribusi kerja dapat lebih seimbang dan efisien. Kebijakan tersebut diharapkan mampu menjaga keberlangsungan kinerja Satpol PP DKI Jakarta sekaligus meminimalkan risiko kelelahan yang dapat berdampak fatal.
Selain itu, perhatian terhadap manajemen beban kerja dan kesehatan anggota juga dinilai penting untuk memastikan pelayanan publik tetap optimal, khususnya dalam menjaga ketertiban umum di wilayah DKI Jakarta.
Upaya penambahan personel dan penataan ulang beban kerja ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kesiapan serta daya tahan fisik anggota Satpol PP DKI Jakarta di tengah dinamika tugas yang terus berkembang. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan