Khitan massal gratis terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa memandang agama dan usia, dengan target 1.000 peserta di Kutai Barat.
KUTAI BARAT – Pondok Pesantren As-Salam akan menggelar khitan massal gratis dengan target 1.000 peserta pada awal Juli 2026, sebagai bagian dari rangkaian tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-34 pesantren tersebut.
Kegiatan yang terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun usia ini direncanakan berlangsung sebelum puncak acara tasyakuran pada 4 Juli 2026. Panitia penyelenggara, Thobingi, menyebut khitan massal ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat di Kutai Barat (Kubar).
“Pelaksanaannya kemungkinan sebelum tanggal 4 Juli, karena tanggal 4 Juli itu acara tasyakurannya,” ujar panitia saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Minggu (26/04/2026).
Ia menegaskan kegiatan ini tidak hanya diperuntukkan bagi umat Islam, melainkan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. “Bukan hanya untuk muslim, non-muslim juga boleh ikut, baik anak-anak maupun dewasa,” jelasnya.
Menurutnya, khitan massal ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya kalangan kurang mampu, dalam mendapatkan layanan kesehatan secara layak dan gratis. “Harapan kami masyarakat bisa terbantu, apalagi dari segi kesehatan khitan ini sangat baik,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, panitia akan melibatkan tenaga medis dari berbagai instansi kesehatan di Kubar, termasuk pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan tenaga medis setempat guna memastikan prosedur berjalan aman dan sesuai standar medis.
Hingga saat ini, jumlah peserta yang terdaftar baru mencapai sekitar 100 orang. Panitia masih membuka pendaftaran secara luas untuk mengejar target 1.000 peserta.
Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui tautan berikut: https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSeosZ7vEk-5sVBNUKjGY2Z4xhqB0U8eaNPqYiLPgA-k2kfUjQ/viewform?usp=publish-editor atau dengan menghubungi langsung pihak penyelenggara.
Seluruh layanan dipastikan gratis hingga peserta dinyatakan sembuh. “Kegiatan ini gratis dan kami bertanggung jawab sampai sembuh,” tegasnya.
Khitan massal ini merupakan kegiatan khusus dalam rangka Harlah ke-34 Pondok Pesantren As-Salam dan bukan agenda rutin tahunan. Panitia berharap partisipasi masyarakat terus meningkat sehingga manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas. []
Penulis: Muhammad Jamaluddin | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan