Sebanyak 360 jemaah haji Kloter 1 asal Samarinda diberangkatkan menuju Embarkasi Balikpapan sebagai awal dari total 1.035 jemaah pada musim haji 2026.
SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melepas 360 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 menuju Embarkasi Balikpapan, Sabtu (25/04/2026). Pelepasan dilakukan oleh Wali Kota (Wali Kota) Samarinda Andi Harun sebagai awal dari rangkaian pemberangkatan 1.035 jemaah asal Samarinda pada musim haji 2026.
Keberangkatan Kloter 1 ini menandai dimulainya proses bertahap jemaah haji Samarinda yang selanjutnya akan transit di asrama haji sebelum diberangkatkan melalui jalur udara menuju Jeddah, Arab Saudi. Pemkot Samarinda memastikan seluruh proses pemberangkatan berjalan sesuai jadwal dan prosedur.
Kegiatan pelepasan yang berlangsung di GOR Segiri, Jalan Kusuma Bangsa, Samarinda, dihadiri jajaran pemerintah daerah serta keluarga jemaah. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan harapan agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali dalam kondisi sehat.

“Pemerintah kota berharap seluruh jemaah dapat berangkat dalam kondisi sehat, menjalankan seluruh rukun dan wajib haji dengan baik, serta kembali ke Samarinda dengan selamat dan memperoleh predikat haji mabrur,” ujar Andi Harun kepada awak media.
Ia juga menitipkan pesan kepada para jemaah agar mendoakan Samarinda selama berada di Tanah Suci, baik di Mekkah maupun Madinah. Doa tersebut dinilai penting untuk keberkahan dan keselamatan daerah.
“Kiranya didoakan kota ini selalu dilindungi, diberkahi, dan dijauhkan dari segala bala bencana. Kami juga menitipkan doa agar seluruh penyelenggara negara tetap istiqamah dalam menjalankan amanah rakyat,” tutur Andi Harun.
Sebagai bentuk perhatian, Wali Kota Samarinda turut memberikan bantuan pribadi sebesar 100 Riyal kepada setiap jemaah dan petugas haji. Bantuan ini disebut sebagai simbol kepedulian dan kedekatan pemerintah dengan masyarakat.
“Bantuan ini merupakan bentuk rasa syukur dan kepedulian saya kepada para jemaah dan petugas. Nilainya mungkin tidak besar, namun diharapkan dapat menjadi pengikat hubungan emosional antara warga dengan kota ini,” kata Andi Harun.
Adapun komposisi Kloter 1 terdiri dari 154 jemaah laki-laki dan 202 perempuan, serta empat petugas pendamping. Rombongan diberangkatkan menggunakan sembilan bus dan satu bus cadangan. Jemaah termuda tercatat berusia 19 tahun atas nama Wanda Melisa, sedangkan jemaah tertua berusia 88 tahun bernama Sellyah.
Pemkot Samarinda menyatakan pemberangkatan akan dilanjutkan melalui lima kloter berikutnya hingga seluruh jemaah dapat diberangkatkan pada musim haji tahun ini. Dukungan penuh terus diberikan untuk memastikan kelancaran ibadah hingga para jemaah kembali ke tanah air. []
Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan