Dirut Baru Bank Kaltimtara, DPRD Samarinda Tekankan Profesionalisme

RUPS Bank Kaltimtara 2026 menetapkan Rommy Wijayanto sebagai Dirut baru, dengan harapan meningkatkan daya saing dan kontribusi ekonomi daerah.

SAMARINDA – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bank Kaltimtara) Tahun 2026 secara resmi menetapkan Rommy Wijayanto sebagai Direktur Utama (Dirut) yang baru. Keputusan tersebut diambil secara aklamasi oleh para pemegang saham dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara), Kamis 23 April 2026.

Penetapan Dirut baru ini menjadi bagian dari agenda strategis perusahaan dalam menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan Bank Kaltimtara ke depan, dengan harapan mampu meningkatkan daya saing serta kontribusi terhadap pembangunan ekonomi regional di Kaltim dan Kaltara.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Rusdi, menegaskan bahwa penunjukan pimpinan bank daerah merupakan kewenangan pihak eksekutif sebagai pemegang saham utama. “Kami tidak dapat berkomentar banyak terkait pergantian Direktur Utama, karena hal itu merupakan kewenangan pihak eksekutif, terutama pemerintah provinsi sebagai pemilik saham,” ujar Rusdi saat ditemui di kantor DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Senin (27/04/2026).

Menurut Rusdi, mekanisme penentuan pimpinan Bank Kaltimtara telah diatur dalam ketentuan yang berlaku, sehingga sepenuhnya menjadi hak pemegang saham untuk menentukan figur yang dinilai tepat memimpin perusahaan.

Meski demikian, ia menaruh harapan terhadap Dirut yang baru agar mampu membawa inovasi dan meningkatkan kinerja perusahaan, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha. “Harapannya, pimpinan yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas profesional dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata politisi Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut.

Ia juga menilai Bank Kaltimtara memiliki peran strategis sebagai lembaga keuangan daerah, terutama dalam mendukung pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta program-program prioritas pemerintah daerah.

Dengan kepemimpinan baru, Bank Kaltimtara diharapkan dapat memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi di Kaltim dan Kaltara, sekaligus meningkatkan daya saing sebagai bank pembangunan daerah.

Pemerintah daerah sebagai pemegang saham mayoritas juga diharapkan terus melakukan pengawasan dan pembinaan agar kinerja perusahaan berjalan sesuai prinsip good corporate governance. Sinergi antara manajemen bank, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah tersebut. []

Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com