gambar ilustrasi

Korsleting Diduga Picu Kebakaran 7 Rumah di Bulungan

Kebakaran diduga akibat korsleting listrik melalap tujuh rumah di Bulungan dengan kerugian ratusan juta rupiah tanpa korban jiwa.

BULUNGAN – Dugaan korsleting listrik menjadi pemicu kebakaran hebat yang menghanguskan sedikitnya tujuh rumah warga di Desa Long Lasan, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), Sabtu (02/05/2026) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 WITA dan diduga berasal dari dapur rumah milik Yapet Lawing (48). Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain yang sebagian besar berbahan kayu, sehingga memperluas dampak kebakaran dalam waktu singkat.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Bulungan Rofikoh Yunianto menjelaskan, saat kejadian pemilik rumah tengah tertidur dan baru tersadar setelah mendapat peringatan dari anggota keluarga.
”Saksi sempat melihat api sudah membesar di bagian dapur. Upaya penyelamatan barang berharga dilakukan sebisa mungkin, namun api yang cepat menjalar membuat sebagian warga fokus pada penyelamatan diri,” ujarnya, sebagaimana dilansir Kaltara, Minggu (03/05/2026).

Berdasarkan data sementara, tujuh rumah yang hangus terbakar masing-masing milik Yapet Lawing, Jhon Lawing, Aris Lawing, Yohanes Njuk, Rensandra, Daud Iban, dan Pin Luhat. Selain itu, dua rumah lainnya terdampak serta tiga bangunan sarang burung milik warga turut mengalami kerusakan.

Upaya pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh warga dari sejumlah desa sekitar, yakni Desa Long Peso, Long Bia, Muara Pangean, dan Long Lasan. Proses pemadaman juga melibatkan personel Komando Rayon Militer (Koramil) Peso dan Kepolisian Sektor (Polsek) Long Peso dengan memanfaatkan sumber air dari profil (tandon) serta saluran air di sekitar lokasi.

Kapolresta Bulungan menyebut, dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada gangguan instalasi listrik di rumah asal api muncul.
”Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting arus listrik dari rumah saudara Yapet Lawing. Material bangunan yang didominasi kayu mempercepat proses perambatan api,” tambahnya.

Hingga kini, aparat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Situasi di lokasi dilaporkan telah terkendali, sementara warga terdampak mulai melakukan penanganan pascakebakaran dengan dukungan aparat dan masyarakat sekitar. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di kawasan permukiman padat berbahan mudah terbakar. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com