Pemkab Kutim menekankan kesiapan mental dan spiritual saat memberangkatkan 176 jamaah haji menuju Embarkasi Balikpapan.
KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menegaskan pentingnya kesiapan mental, spiritual, dan kedisiplinan jamaah dalam pelaksanaan ibadah haji, seiring pemberangkatan 176 calon jamaah haji menuju Embarkasi Batakan, Balikpapan, Minggu (03/05/2026). Penekanan ini disampaikan dalam prosesi pelepasan yang berlangsung di Masjid Agung Al-Faruq, Sangatta.
Bupati Kutai Timur (Bupati Kutim) Ardiansyah Sulaiman bersama Wakil Bupati Kutai Timur (Wabup Kutim) Mahyunadi secara langsung melepas keberangkatan jamaah yang berasal dari berbagai kecamatan di Kutim. Kegiatan tersebut turut dihadiri undangan serta keluarga jamaah yang memadati area masjid di kawasan Bukit Pelangi.
Dalam arahannya, Bupati Kutim menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan ujian kesabaran dan keikhlasan yang menuntut kesiapan menyeluruh.
“Perjalanan haji adalah panggilan mulia yang dinanti dalam waktu panjang. Ada yang menunggu hingga belasan tahun, bahkan lebih. Maka manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, luruskan niat, dan jaga kesabaran selama menjalankan ibadah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan jamaah agar menjaga sikap dan menghindari perdebatan selama berada di Tanah Suci, serta memperbanyak ibadah di lokasi-lokasi utama.
“Jagalah sikap selama berhaji. Hindari perbuatan yang tidak bermanfaat, perdebatan, dan hal-hal yang dapat mengurangi kesempurnaan ibadah. Perbanyak doa di tempat-tempat mustajab seperti Masjidil Haram, Masjid Nabawi, Arafah, dan Raudhah,” pesan Bupati Kutim, sebagaimana diberitakan Sumber Berita, Minggu (03/05/2026).
Selain itu, Bupati Kutim juga mengajak jamaah untuk mendoakan daerah dan bangsa Indonesia agar senantiasa dalam perlindungan dan keberkahan.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kutai Timur, kami mendoakan seluruh jamaah agar diberikan kesehatan, keselamatan, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” tambahnya.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kutai Timur (Kutim), Norhadi, menjelaskan total jamaah yang diberangkatkan sebanyak 176 orang, terdiri atas 170 jamaah reguler, empat petugas kloter, dan dua petugas haji daerah.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan, Pemkab Kutim menyiapkan empat unit bus bagi jamaah, dua truk pengangkut bagasi, serta satu unit ambulans dari Dinas Kesehatan (Dinkes). Pengawalan juga melibatkan aparat lintas instansi guna menjamin keamanan hingga jamaah tiba di embarkasi.
“Seluruh fasilitas telah kami siapkan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan jamaah selama proses pemberangkatan hingga tiba di embarkasi,” jelas Norhadi.
Dengan kesiapan teknis dan pembekalan spiritual tersebut, Pemkab Kutim berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat serta meraih predikat haji mabrur. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan